TOPIK
Kualifikasi Piala Asia 2027
-
Timnas Singapura juga tengah berjuang di Kualifikasi Piala Asia 2027, menempati posisi kedua grup, tertinggal dari Hong Kong lewat selisih tiebreak.
-
Jordan Mintah adalah keturunan Ghana bergabung Timnas Malaysia 2 kali tanpa benar-benar menyelesaikan proses naturalisasi.
-
Timnas Malaysia akan menjamu skuad Nepal, pada 18 November 2025, di Stadion Nasional Bukit Jalil.
-
Skuad Harimau Malaya tetap diperkuat sejumlah pemain utama seperti Dion Cools, Stuart Wilkin, Nooa Laine, Safawi Rasid, dan Paulo Josue.
-
Kasus Gabriel Palmero paling menarik perhatian publik. Bek kiri berusia 23 tahun ini baru saja diputus kontraknya oleh CD Tenerife (Spanyol).
-
FAM menegaskan komitmennya memperjuangkan hak 7 pemain naturalisasi Timnas Malaysia yang terkena sanksi FIFA, tak bisa bermain selama 12 bulan.
-
Di sisi lain, kabar baik bek Johor Darul Tazim (JDT), Matt Davies, dipastikan kembali mengenakan seragam Timnas Malaysia, setelah absen 5 bulan.
-
Gabriel Palmero lahir di Spanyol bermain di La Liga 2 untuk Tenerife. Ia bermain 4 kali Timnas Malaysia, sebelum dijatuhi sanksi FIFA
-
FAM harus segera menghentikan rencana banding ke CAS dan sebaliknya menghadapi kenyataan pahit kekalahan mereka terkait naturalisasi ilegal
-
Mantan Sekretaris Jenderal FAM, Datuk Seri Azzuddin Ahmad, menyatakan sebaiknya federasi mengurungkan niat banding ke CAS.
-
FAM memutuskan mengajukan gugatan ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS). Setelah banding dari FIFA ditolak bersama 7 pemain naturalisasi.
-
FIFA menolak banding (3 November), FAM memiliki waktu 10 hari untuk meminta putusan lengkap secara tertulis. Terkait sanki untuk Timnas Malaysia.
-
Timnas Vietnam dan Timnas Nepal berpeluang lolos dari babak Kualifikasi Piala Asia 2027. Jika banding Timnas Malaysia ditolak CAS.
-
Menurut FIFA, pada Senin (3/11/2025), mengeluarkan keputusan menolak semua banding FAM dan 7 pemain naturalisasi Timnas Malaysia.
-
Dengan perkembangan ini, Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) juga akan segera memberikan sanksi tambahan kepada Timnas Malaysia.
-
FAM akan menulis surat ke FIFA meminta rincian lengkap dan alasan tertulis atas banding di tolak 7 pemain naturaslisasi ilegal Timnas Malaysia.
-
Jika banding gagal, Timnas Malaysia mungkin terpaksa kalah 4 pertandingan, melibatkan pemain naturalisasi yang telah menerima hukuman dari FIFA.
-
Jurnalis olahraga Malaysia, T. Avineshwaran, keterlambatan FIFA dalam mengumumkan keputusan nasib Timnas Malaysia bukanlah pertanda baik.
-
Surat kabar Capital de Noticias, yang berbasis di Santa Fe, Argentina, merilis dokumen kakek, nenek, buyut, dan buyut gelandang Facundo Garces.
-
Imanol Machuca salah satu dari tujuh pemain yang dikenai sanksi FIFA karena bermain untuk Timnas Malaysia tanpa dokumen yang sah.
-
Pada 26 September 2025 lalu, FIFA mengumumkan keputusannya memberikan sanksi kepada Federasi Sepak Bola Malaysia dan 7 pemain naturalisasi.
-
Tunku Ismail Sultan Ibrahim, menyatakan keputusan FIFA terkait sanksi terhadap FAM dan 7 pemain keturunan kemungkinan besar tidak akan berubah.
-
Pihak FIFA sebelumnya menjatuhkan sanksi kepada Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) berupa denda sebesar Rp7,2 miliar, terkait naturalisasi pemain.
-
Disebutkan dalam akte kelahiran, kalau kakek dan buyut Garces warga negara Argentina, bukan keturunan Malaysia yang sebelumnya diduga.
-
Jika FIFA mengesahkan hukuman tersebut, Timnas Malaysia tidak hanya akan kehilangan poin di Kualifikasi Piala Asia 2027.
-
Banding yang diajukan FAM bulan ini merupakan respons atas keputusan FIFA, pada September 2025 lalu, yang menjatuhkan sanksi berat Timnas Malaysia.
-
FIFA memberikan keputusan akhir, Kamis (30/10/2025), atas banding Persatuan Sepak Bola Malaysia (FAM) terkait hukuman terkait naturalisasi ilegal.
-
Hukuman FIFA tak hanya mengakibatkan skorsing bagi pemain, tetapi mengancam kemampuan Malaysia untuk berpartisipasi di Piala Asia 2027.
-
Pengacara FAM Serge Vittoz disebut-sebut sudah menemukan celah dalam dokumen FIFA, terkait masalah naturalisasi pemain Timnas Malaysia.
-
Kemungkinan besar AFC memaksa Malaysia untuk menerima "kekalahan terbalik" dalam pertandingan di mana pemain tidak memenuhi syarat bermain.