TOPIK
Kualifikasi Piala Asia 2027
-
Kabar terbaru dari media internasional menyebutkan, Rodrigo Holgado berpotensi besar gantung sepatu lebih cepat dari perkiraan.
-
Jebolan Benfica, Manuel Hidalgo, berpindah-pindah ke beberapa klub sebelum datang ke Asia Tenggara. Kini bersiap menjadi pemain Timnas Malaysia.
-
Sepanjang 2025, Timnas Malaysia gemilang, dipuncak Grup F Kualifikasi Piala Asia 2027, berbekal 15 poin hasil dari 5 kemenangan beruntun.
-
Pemangku Presiden FAM, Datuk Wira Yusoff Mahadi, sebelumnya menyatakan dalam konferensi pers, laporan segera dibuat dalam waktu dekat.
-
Berdasarkan update per 19 Desember 2025, Timnas Malaysia berada di posisi ke-121 dunia, turun 5-6 peringkat dibandingkan sebelumnya.
-
Berdasarkan keputusan sanksi AFC, FAM diwajibkan membayar total denda sebesar Rp208.712.500. Salah satunya laga di Kualifikasi Piala Asia 2027.
-
Skuad Harimau Malaya menurunkan pemain naturalisasi ilegal saat ajang FIFA Matchday, termasuk melawan Timnas Singapura 4 September 2025.
-
Dokumen Pernyataan Rayuan telah dikirimkan ke CAS terkait pemain Timnas Malaysia, sebagai langkah lanjutan setelah banding sebelumnya ke FIFA ditolak.
-
Sesuai peraturan, FAM memiliki waktu 21 hari mengajukan permohonan banding ke CAS, setelah FIFA menolak banding tersebut.
-
Hukuman larangan bermain selama 12 bulan ini bukan hanya mengganggu karier profesional 7 pemain naturalisasi Timnas Malaysia yang dianggap ilegal.
-
Ujian terakhir Timnas Malaysia dalam kualifikasi adalah pertandingan melawan Vietnam, pada tanggal 25 Maret 2026 mendatang.
-
7 pemain naturalisasi Timnas Malaysia dapat menggugat FAM. Begitu pula sebaliknya, FAM dapat menggugat pemain-pemain naturalisasi.
-
Timnas Malaysia saat ini memimpin klasemen dengan 15 poin, unggul 3 poin dari Vietnam Grup F, Kualifikasi Piala Asia 2027.
-
FAM perlu mempertimbangkan langkah-langkah yang tepat. Termasuk keputusan membawa kasus ini ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS)
-
Sekretaris Jenderal Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) baru-baru ini mengonfirmasi, FIFA akan membuka penyelidikan kedua terkait naturalisasi.
-
Di Malaysia, kontroversi naturalisasi terus menimbulkan kontroversi. Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia, Hannah Yeoh menyebut kian diperketat.
-
Perwakilan AFC menyinggung risiko Malaysia dihukum jika proses banding ke CAS. Terkait 7 pemain naturalisasi tidak membuahkan hasil.
-
Paul John menekankan meskipun FAM menghadapi krisis setelah putusan FIFA, pemerintah tidak dapat mengeluarkan arahan.
-
Timnas Malaysia menghadapi risiko dihukum Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), dengan 2 kekalahan dan bahkan larangan bermain jangka panjang.
-
FAC menegaskan para pemain menandatangani dokumen naturalisasi, tanpa membaca dengan cermat atau memverifikasi garis keturunan Malaysia mereka.
-
Andaikan Malaysia kalah kontra Nepal, pada Selasa (18/11/2025), lalu bersua Vietnam, tim tersebut harus menang dengan selisih 5 gol
-
Pada 3 November 2025 lalu, Komite Banding FIFA menguatkan keputusan Komite Disiplin FIFA terkait pemalsuan dokumen 7 pemain naturalisasi Malaysia.
-
Komite Banding FIFA menyimpulkan FAM bersama 7 pemain naturalisasi Timnas Malaysia memperoleh keuntungan olahraga
-
Kemenangan laga ini akan memastikan tiket Timnas Malaysia ke Piala Asia. Jadi penampilan kelima mereka, di ajang tersebut dan kedua secara beruntun.
-
Saat ini menurut football ranking, Timnas Malaysia naik 1 peringkat di tabel peringkat FIFA, dari posisi 118 ke posisi 117 dunia.
-
Kedua tim saat ini sama-sama mengoleksi 8 poin dari 4 pertandingan Kualifikasi Piala Asia 2027 Grup C, sehingga laga ini berpotensi menjadi penentu.
-
Hingga penghujung 2025, Harimau Malaya belum pernah kalah, dan kemenangan atas Nepal akan memperkuat rekor impresif tersebut.
-
Peter Cklamovski bersama Timnas Malaysia, berada dalam performa gemilang setelah tidak terkalahkan sepanjang tahun 2025.
-
FAM menegaskan persoalan 7 pemain naturalisasi Timnas Malaysia ini berawal dari kesalahan teknis dan administratif, bukan pemalsuan.
-
Berdasarkan ranking FIFA, Timnas Nepal berada di posisi ke-180 dunia, sedikit lebih baik dibanding Bangladesh di peringkat ke-183.