Rabu, 27 Mei 2026

OPINI

OPINI: Secangkir Kopi dan Runtuhnya Kekuasaan

Di tengah situasi yang meruncing itu, sebuah pemantik muncul bukan dari barak militer, melainkan dari sebuah kedai kopi.

Tayang:
zoom-inlihat foto OPINI: Secangkir Kopi dan Runtuhnya Kekuasaan
Istimewa
PENULIS OPINI - Pemerhati Sosial sekaligus mantan Ketua HMI Cabang Ujungpandang, Zainal Arifin Ryha. Ia menuliskan Opini: Secangkir Kopi dan Runtuhnya Kekuasaan yang dikirimkan ke redaksi TribunnewsSultra.com, Selasa (26/5/2026). (Istimewa) 

​Hari ini, kita melihat cuaca politik Indonesia yang tidak menentu, telah mendorong banyak orang kembali menghabiskan waktu di kedai-kedai kopi untuk menumpahkan keresahan.

Di tengah situasi ini, muncul sosok pemuda bernama Tyo Ardianto, yang seolah menjelma menjadi Camille Desmoulins baru, menyerukan perlawanan dari balik meja diskusi.

​Akankah sejarah Indonesia ke depan berakhir tragis seperti Prancis yang berdarah-darah, atau bertransisi tenang seperti Inggris?

Jawabannya tidak berada di dasar cangkir kopi Anak Senja (Coffehouse Member), melainkan tergantung pada bagaimana pihak istana merespons menjamurnya "kedai-kedai kopi" dan ruang kritik hari ini.

(TribunnewsSultra.com)

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved