Selasa, 16 Juni 2026

OPINI

OPINI: Membuka Gerbang Ekonomi Digital Indonesia-Korea Selatan

Bank Indonesia bersama Bank of Korea, per 1 April 2026, resmi meluncurkan implementasi penuh QRIS antarnegara (cross-border).

Tayang:
zoom-inlihat foto OPINI: Membuka Gerbang Ekonomi Digital Indonesia-Korea Selatan
Istimewa
PENULIS OPINI - Analis Yunior di Kantor Pusat Bank Indonesia, Rabiul Misa, mengirimkan Opini Membuka Gerbang Ekonomi Digital Indonesia-Korea Selatan ke Redaksi TribunnewsSultra.com, Selasa (9/6/2026). Bank Indonesia bersama Bank of Korea, per 1 April 2026, resmi meluncurkan implementasi penuh QRIS antarnegara (cross-border). (Istimewa) 

Misalkan saja, saat berkunjung Turis Korea yang mengeksplorasi destinasi wisata di Indonesia, mereka dapat membeli produk kerajinan di pelosok daerah atau menikmati kuliner lokal di warung-warung kecil.

Cukup memindai kode QRIS statis yang proses transaksi berjalan praktis.

Fenomena ini tentu menciptakan saluran redistribusi kapital yang sangat efisien. 

Devisa dari wisatawan asing tidak lagi mengendap di jaringan hotel besar atau korporasi retail multinasional.

Ia langsung mengalir masuk ke urat nadi perekonomian akar rumput secara inklusif.

Lebih jauh, dari perspektif makroekonomi dan posisi tawar internasional, keberhasilan ini menegaskan transformasi peran Indonesia di panggung finansial global.

Baca juga: OPINI: Nikel Sultra Terhadap “Kesejahteraan” Ekonomi

Kita beranjak seorang pengikut teknologi (technology adopter) menjadi perancang ekosistem (co-creator).

Hal ini terbukti lewat keberhasilan menghubungkan dua sistem pembayaran dengan karakteristik arsitektur keuangan yang berbeda.

Indonesia dengan penetrasi dompet digitalnya yang agresif dan Korea Selatan dengan ekosistem digitalnya yang sangat maju.

Indonesia semakin menunjukkan kapabilitas teknologi perbankan domestik yang andal.

Peningkatan volume transaksi lintas batas ini juga memberikan Bank Indonesia pasokan data transaksional yang berharga.

Otoritas sistem pembayaran dapat memetakan perilaku ekonomi makro secara lebih presisi.

Selain itu, dengan volume transaksi masuk (inbound) yang terus mencatatkan pertumbuhan signifikan di angka jutaan transaksi.

Baca juga: OPINI: Meneropong Manfaat KUB Perbankan

Interkoneksi ini menjadi instrumen baru yang efektif untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah melalui pengurangan tekanan permintaan terhadap valuta asing utama dari dalam negeri.

Kendati begitu, di tengah potensi ekonomi yang sangat menjanjikan, keberhasilan struktural jangka panjang dari jaringan QRIS Indonesia-Korea Selatan ini tetap dihadapkan berbagai tantangan.

Tantangan ini muncul di tingkat operasional dan regulasi.

Standarisasi sistem keamanan siber dan perlindungan data pribadi lintas negara sangat vital.

Alasannya jelas. Kedua negara mengoperasikan regulasi privasi yang berbeda. 

Belum lagi, kesenjangan literasi digital di tingkat pelaku usaha mikro, terutama di daerah-daerah terpencil di Indonesia, dapat menjadi sumbatan yang menghambat optimalisasi potensi inbound dari turis Korea.

Bank Indonesia bersama industri jasa keuangan tidak boleh terjebak dalam euforia peluncuran teknologi semata, melainkan harus mengalihkan fokus pada perluasan edukasi yang agresif, jaminan stabilitas jaringan tanpa toleransi downtime, serta penyusunan skema mitigasi risiko fraud digital lintas batas.

Baca juga: Tips Aman Transaksi QRIS Ala Bank Indonesia Sulawesi Tenggara, Ajak Anak Muda Ikut Edukasi Orangtua

Pada akhirnya, interkoneksi QRIS antara Indonesia dan Korea Selatan ini mengonfirmasi bahwa masa depan arsitektur keuangan dunia tidak lagi ditentukan oleh sentralisasi fisik, melainkan oleh kekuatan jaringan interkoneksi digital yang inklusif dan kolaboratif.

Dengan telepon genggam yang kini berfungsi sebagai gerbang transaksi global, kedua negara tidak hanya berhasil memangkas jarak geografis dan birokrasi moneter, tetapi juga meletakkan cetak biru baru bagi integrasi ekonomi kawasan yang mandiri. (*)

(TribunnewsSultra.com)

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 02:00 WIB
Belgium
Belgia
1 - 1
Egypt
Mesir
Grup H - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 05:00 WIB
Saudi Arabia
Arab Saudi
1 - 1
Uruguay
Uruguay
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 08:00 WIB
Iran
Iran
Live
New Zealand
Selandia Baru
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Berita Populer

Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved