OPINI
OPINI: Membuka Gerbang Ekonomi Digital Indonesia-Korea Selatan
Bank Indonesia bersama Bank of Korea, per 1 April 2026, resmi meluncurkan implementasi penuh QRIS antarnegara (cross-border).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/Analis-Yunior-di-Kantor-Pusat-Bank-Indonesia-Rabiul-Misa.jpg)
Setelah Thailand, Malaysia, Singapura, dan Jepang.
Baca juga: OPINI: Tarif Denda Administratif Pelanggaran Kegiatan Usaha Pertambangan di Kawasan Hutan
Perlahan tapi pasti, yang secara fundamental, manuver geopolitik ekonomi mengubah arsitektur keuangan di kawasan Asia Pasifik.
Ketajaman strategi di balik kolaborasi kian melesat.
Langkah diplomasinya terbilang cepat.
Bagaimana tidak, kurang dari satu tahun saja, kerja sama konektivitas sistem pembayaran langsung terjalin.
Padahal Memorandum of Understanding (MoU) baru disepakati pada Juli 2024.
Tentu, akselerasi yang tidak biasa dalam diplomasi finansial ini tidak mudah.
Sebab, integrasi sistem pembayaran ini tidak berdiri di ruang hampa.
Baca juga: OPINI Respon Konflik AS & Israel Vs Iran: Memperkuat Stabilitas Sistem Keuangan Domestik
Ia harus diletakkan di atas fondasi kerangka Local Currency Transaction (LCT).
Kerangka ini telah matang sejak September 2024.
Urgensinya jelas. Interkoneksi ini dapat mengurangi ketergantungan terhadap dominasi Dolar AS (USD).
Faktanya, 60 persen transaksi global masih mengandalkan mata uang negeri paman sam sebagai kliring perantara.
Singkatnya, melalui mekanisme direct quotation sebagai proses yang berjalan di balik layar, transaksi dapat diselesaikan langsung menggunakan Rupiah (IDR) dan Won (KRW).
Dengan ini, kedua negara berhasil mereduksi risiko volatilitas nilai tukar ganda (double conversion risk).
Risiko inilah yang membebani neraca perdagangan dan pariwisata bilateral.
Baca juga: OPINI: Kiat Maju atau Bertahan Bagi Perusahaan Agribisnis Nasional Hadapi Perusahaan Multinasional
Opini
ekonomi digital
Indonesia
Korea Selatan
Bank Indonesia
Sulawesi Tenggara
Kendari
Muna
Rabiul Misa
| Gubernur Sultra Klaim Ekonomi Meningkat Saat Apresiasi Pemda Berprestasi, Flight ke Kendari Ditambah |
|
|---|
| 8 Rekomendasi DPRD Atas Kinerja Pemkot Kendari Tahun 2025, Soroti Ekonomi hingga Infrastruktur |
|
|---|
| Pengamat Nilai Ekonomi Sulawesi Tenggara Tahun Perdana ASR-Hugua Menguat Meski Ruang Fiskal Terbatas |
|
|---|
| Pengamat Ekonomi di Kendari Nilai Inflasi Tak Selalu Buruk, Bisa Menandakan Daya Beli Meningkat |
|
|---|
| Ketua ISEI Sultra Sebut Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Tenggara 2025 Tinggi, Banyak Aktivitas Digital |
|
|---|