OPINI
OPINI: Membuka Gerbang Ekonomi Digital Indonesia-Korea Selatan
Bank Indonesia bersama Bank of Korea, per 1 April 2026, resmi meluncurkan implementasi penuh QRIS antarnegara (cross-border).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/Analis-Yunior-di-Kantor-Pusat-Bank-Indonesia-Rabiul-Misa.jpg)
Oleh: Rabiul Misa
Analis Yunior di Kantor Pusat Bank Indonesia
TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Kini, dunia finansial global semakin bertranformasi.
Batas-batas yuridiksi antara negara perlahan kabur.
Penetrasi digitalisasi tak terelakkan.
Beberapa tahun silam, era konvensional memaksa wisatawan mengantre di gerai money changer demi terbang ke luar negeri.
Beban biaya administrasi kartu kredit internasional harus ditanggung.
Tak tanggung-tanggung biaya konversi valas tidak sedikit.
Cerita ini pun berada di ujung senjakala.
Baca juga: OPINI: Kenaikan Royalti Minerba Sebaiknya Ditunda Demi Ketahanan Ekonomi Nasional
Transformasi sistem pembayaran tidak lagi digerakkan oleh korporasi finansial Barat.
Arahnya bergeser, terdisrupsi dan dipimpin oleh inovasi sistem pembayaran digital bank sentral di kawasan Asia.
Indonesia tidak lain memegang peran sentral melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).
Sejarah digitalisasi sistem pembayaran antara negara pun kembali tercipta.
Bank Indonesia bersama Bank of Korea, per 1 April 2026, resmi meluncurkan implementasi penuh QRIS antarnegara (cross-border).
Langkah ini menambah deretan daftar interkoneksi unilateral Indonesia.
Opini
ekonomi digital
Indonesia
Korea Selatan
Bank Indonesia
Sulawesi Tenggara
Kendari
Muna
Rabiul Misa
| Gubernur Sultra Klaim Ekonomi Meningkat Saat Apresiasi Pemda Berprestasi, Flight ke Kendari Ditambah |
|
|---|
| 8 Rekomendasi DPRD Atas Kinerja Pemkot Kendari Tahun 2025, Soroti Ekonomi hingga Infrastruktur |
|
|---|
| Pengamat Nilai Ekonomi Sulawesi Tenggara Tahun Perdana ASR-Hugua Menguat Meski Ruang Fiskal Terbatas |
|
|---|
| Pengamat Ekonomi di Kendari Nilai Inflasi Tak Selalu Buruk, Bisa Menandakan Daya Beli Meningkat |
|
|---|
| Ketua ISEI Sultra Sebut Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Tenggara 2025 Tinggi, Banyak Aktivitas Digital |
|
|---|