UHO Kendari
Pemira UHO 2021 Digelar Desember, Ini Harapan dan Komentar Mahasiswa Universitas Halu Oleo Kendari
Inilah harapan dan komentar mahasiswa menghadapi Pemilu Raya Mahasiswa Universitas Halu Oleo atau Pemira UHO 2021.
Penulis: Mukhtar Kamal | Editor: Sitti Nurmalasari
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/komentar-mahasiswa-menghadapi-pemira-uho-2021.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Inilah harapan dan komentar mahasiswa menghadapi Pemilu Raya Mahasiswa Universitas Halu Oleo atau Pemira UHO 2021.
Diketahui, Pemira UHO 2021, event bergengsi kelembagaan tertinggi di universitas tersebut akan terselenggara pada 23 Desember 2021 mendatang secara online melalui e-Voting.
Walaupun pemilihannya masih terhitung sebulan lagi, namun sejumlah nama calon telah mencuat dan berbagai persiapan telah dilakukan demi menarik suara mahasiswa dan mahasiswi.
Pemilihan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), dan Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM) kian hari semakin dekat.
Menanggapi Pemira UHO 2021 ini, sejumlah mahasiswa dan mahasiswi Universitas Halu Oleo Kendari memberikan komentar dan harapan mereka.
Baca juga: Dosen UHO Kendari Prof Dr Muhammad Nurdin Terima Penganugerahan Muhammadiyah Award 2021
Selengkapnya, berikut ini komentar dan harapan mahasiswa serta mahasiswi Universitas Halu Oleo Kendari dirangkum TribunnewsSultra.com.
Sejumlah mahasiswa Fakultas Pertanian Universita Halu Oleo Kendari, sangat antusias menyambut Pemira UHO 2021 tersebut.
Kaharuddin, mengatakan Pemira UHO 2021 digelar secara online dapat mengurangi tindakan kriminal dan intervensi di lingkup kampus.
Namun kata dia, Pemira UHO 2021 secara online juga dapat memicu kecurangan seperti adanya manipulasi data.
Kaharuddin juga turut mengomentari Ketua BEM UHO saat ini yang akan segera melepas masa jabatannya.
Baca juga: Tim Pengabdian FKIP UHO Latih Guru SMPN 14 Kendari Pembelajaran Berbasis Penelitian Tindakan Kelas
Menurutnya, Ketua BEM UHO selama menjabat menunjukkan kinerja yang cukup bagus dan menjalankan pekerjaan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.
"Yang namanya eksekutif berarti menjalankan program dengan menjunjung tinggi wibawa kelembagaan itu saya rasa dengan kegiatan-kegiatan yang dilakukan sudah berjalan normal," katanya.
Ia berharap siapa pun yang terpilih menjadi Ketua BEM UHO dapat menjadi representatif dari seluruh mahasiswa.
"Artinya apa itu berarti dukungan penuh bukan perpecahan per fakultas atau isu SARA misal, dia diakui secara legalitas dan legitimasi, namun dia juga diakui secara sosial," harapnya.
Kemudian, mahasiswi dari Fakultas Farmasi UHO Kendari, Eka safitri juga sangat antusias menghadapi Pemira UHO 2021.
Baca juga: Diakhir Masa Jabatan Badan Eksekutif Mahasiswa Gelar UHO FACE Realisasikan 22 Kegiatan dan 6 Program
Kata dia, pelaksanaan Pemira UHO 2021 secara online sangat baik dilakukan mengingat situasi pandemi yang masih harus tetap dijaga.
Menurutnya, kandidat yang baik untuk menjadi seorang Ketua BEM UHO yakni mampu menghandle seluruh fakultas.
Berbeda halnya dengan mahasiswa Fakultas Teknik, Caming Wahyu Dian Karya. Dirinya tidak begitu tertarik dengan pelaksanaan Pemira UHO 2021.
Hal serupa juga disampaikan mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat, Wulan Purnamasari F. Ia juga tidak antusias menyambut Pemira UHO 2021.
Sementara, mahasiswa Fakultas Perikanan, Aldin mengatakan dalam menyambut Pemira UHO 2021, tak seantusias tahun sebelumnya.
Baca juga: HMTS Fakultas Teknik UHO Bakal Gelar PUBG Mobile Online Tournament, Sambut Dies Natalis ke-20
Pasalnya, Pemira UHO 2021 kali ini berlangsung secara online sehingga dirasanya tak menarik. Soal kinerja Ketua BEM UHO saat ini, ia juga menyebutkan tak tahu apa yang telah dicanangkan.
Jawaban yang sama terlontar dari mahasiswa Fakultas Peternakan, Renaldi katanya Pemira UHO 2021 apabila diselenggarakan secara offline akan lebih meriah.
Selanjutnya, mahasiswi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Faizah Iskanayah mengatakan sangat antusias Pemira UHO 2021 kali ini.
Namun, kata dia hal itu tak didukung dengan adanya sosialisasi kepada mahasiswa terlebih seperti dirinya merupakan mahasiswa baru.
"Apalagi ini kita dibujuk-bujuk sama senior agar tidak ikut berpartisipasi, katanya kita belum pantas terjun untuk hal beginian," katanya.
Baca juga: 4 Program Studi Unggul UHO Kendari Berpotensi Sabet Prodi Akreditasi Internasional, Ini Daftarnya
Komentar lain datang dari mahasiswa semester akhir Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Husnul.
Ia mengatakan biasanya akan sangat antusias dalam Pemira UHO 2021, namun karena kesibukan mahasiswa akhir membuatnya kurang tertarik.
Ia berharap agar setiap kandidat yang terpilih menjadi Presiden Mahasiswa UHO dapat amanah dan memajukan perguruan tinggi.
Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Michelle Angeline mengatakan Pemira UHO 2021 merupakan kali pertamanya.
Saat ini, ia telah mempunyai calon kandidat yang menurutnya dapat memegang tanggung jawab itu dan dapat bersosialisasi dengan mahasiswa.
Baca juga: UKM SAR UHO Kendari dan Basarnas Gelar Pelatihan Bencana Bagi Masyarakat Pesisir Konawe Selatan
Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Ardin mengatakan sangat antusias dalam Pemira UHO 2021 walaupun diselenggarakan secara online.
Katanya, kandidat yang cocok untuk menjabat seorang Presma harus memiliki sifat visioner yang mampu menjaga amanah itu.
"Dari apa yang sudah dilakukan saya rasa bisa jadi tumpuan yang sangat bagus dalam menjalankan tupoksi meraka sebagai Ketua BEM UHO," ujarnya.
Mahasiswa Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian, Jim ibrahim Manola mengatakan hingga kini tak ada sosialisasi Pemira UHO 2021 sehingga membuatnya tak tertarik.
Ia juga mengatakan kandidat yang pantas menjabat sebagai Ketua BEM UHO mesti dapat menjadi perpanjangan tangan mahasiswa di setiap fakultas.
Baca juga: UHO Cup 1 Digelar, Rektor Prof Muhammad Zamrun Ikut Bertanding Lawan BEM, Nyaris Cetak Gol
"Seperti acara-acara di fakultas, itu bisalah seorang Ketua BEM UHO memfasilitasi untuk menyampaikan ke birokrasi," ungkapnya.
Sementara, mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya, Nanang Saputra mengatakan Pemira UHO 2021, ia dan kawan-kawannya sangat antusias.
Soal Pemira UHO 2021 yang akan berlangsung online dirasanya akan menimbulkan banyak kecurangan seperti pembobolan data.
Tak berbeda jauh dengannya, mahasiswa Fakultas Hukum, Gunawan Muhammad mengatakan saat ini ia berperan membantu teman-temannya yang mencalonkan nama.
Ia mengatakan Pemira UHO 2021 sebaiknya dilakukan secara offline karena apabila terselenggara offline cela kecurangan lebih minim.
Baca juga: Himpunan Mahasiswa Statistika UHO Kendari Gelar Halu Oleo Statistics Competition
Ia berharap setiap kandidat yang terpilih menjadi Ketua BEM UHO dapat melirik mahasiswa, dan tidak lebih berpihak pada pejabat.
"Artinya apabila ia terpilih menjadi Ketua BEM UHO, tak lebih berpihak pada pejabat, melainkan mahasiswa biasa yang sudah memilihnya," tuturnya. (*)
(TribunnewsSultra.com/Husni Husein)