Breaking News:

Berita Sulawesi Tenggara

UKM SAR UHO Kendari dan Basarnas Gelar Pelatihan Bencana Bagi Masyarakat Pesisir Konawe Selatan

Ketua Panitia, Irsyad Ahmad Fathanah mengatakan giat tersebut guna mengedukasi penyadaran masyarakat dalam pengurangan resiko bencana alam.

Penulis: Husni Husein | Editor: Muhammad Israjab
Istimewa
UKM SAR UHO bersama siswa-siswi SMAN 20 Konawe Selatan foto bersama giat lakukan penanaman mangrove di pesisir pantai Desa Desa Wawatu, Kecamatan Moramo Utara, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, Minggu (14/11/2021). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Unit Kegiatan Mahasiswa Search and Rescue Universitas Halu Oleo atau UKM SAR UHO giat Pengabdian Masyarakat dengan menggelar pelatihan kebencanaan kepada masyarakat pesisir.

UKM SAR UHO bekerjasama dengan Basarnas yang berlangsung di Desa Wawatu, Kecamatan Moramo Utara, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara.

Ketua Panitia, Irsyad Ahmad Fathanah mengatakan giat tersebut guna mengedukasi masyarakat terhadap resiko bencana alam di pesisir pantai.

Baca juga: Hendak Bawa Anak ke Suami, Istri Ke-4 di Kendari Dianaya Istri Ke-3, Pelaku Masih Bebas Berkeliaran

"Menerapkan pemahaman konsep kebencanaan upaya pengambilan sikap saat, sebelum, dan atau setelah terjadi bencana," katanya Selasa (16/11/2021).

Irsyad sapaan akrabnya, menuturkan kegiatan itu dirangkaikan dengan pelatihan kepada anak-anak sekolah, kampanye dan advokasi hingga pembekalan awal mengenai mitigasi bencana untuk masyarakat sekitar.

Tak hanya itu, kegiatan turut dirangkaikan dengan pemungutan sampah di area pesisir.

Sampah yang terkumpul dtukarkan dengan bibit mangrove yang akan ditanam di sekitar pemukiman warga pesisir.

Baca juga: Wakil Wali Kota Kendari Buka Pelatihan Bagi Pemandu Wisata Budaya, Diikuti 64 Orang Pemandu

Kata dia, pendidikan kebencanaan bukan hanya melalui kegiatan pendidikan formal melainkan.

"Ini juga upaya kepedulian kami, UKM SAR UHO Kendari mengadakan kegitan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir melalui Mitigasi Bencana Melalui Gerakan Trash Swap Movement," terangnya.

Kegiatan yang berlangsung mulai tanggal 13-14 November 2021 itu diikuti antusias oleh pelajar dan masyarakat sekitar.

Baca juga: Alvin Faiz Diam-Diam Minta Maaf ke Mantan Istri, Manajer Larissa Chou: Henny Rahman Belum

Irsyad berharap dengan kegitan menarik itu meningkatkan pengetahuan masyarakat dan pelajar sebagai generasi bangsa dapat tahu pentingnya pemahaman mitigasi bencana.

"Pemahaman mengenai mitigasi bencana pada anak sekolah memberikan penyuluhan tentang pentingnya mengetahui kondisi medan area tempat tinggal," harapnya.

(TribunnewsSultra.com/Husni Husein)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved