Breaking News:

OPINI

OPINI: Sayup-sayup Pancasila

Catatan Kecil Menyongsong Simposium Nasional BPIP Tentang Ekonomi Pancasila

Editor: Aqsa
Dok Pribadi
Zainal Arifin Ryha, fungsionaris KAHMI dan mantan Ketua Umum HMI Cabang Makassar. 

Catatan Kecil Menyongsong Simposium Nasional BPIP Tentang Ekonomi Pancasila

Zainal Arifin Ryha (fungsionaris KAHMI dan mantan Ketua Umum HMI Cabang Makassar)

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Di media sosial beredar flyer dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) tetang rencana pelaksanaan Simposium Nasional  membedah tema: "Studi dan Praktek Ekonomi Berparadigma Pancasila," yang akan diselenggarakan beberapa hari ke depan.

Simposium yang akan menghadirkan sederet nama mentereng sebagai nara sumber itu menarik karena seakan menghidupkan kembali gagasan tentang Sistem Perekonomian Pancasila (SPP) yang dirumuskan Mubyarto dkk di era 1980-an.

SPP yang kemunculannya kala itu disambut suka cita dan gegap gempita para akademisi dan intelektual tanah air yang sudah lama merindukan hadirnya satu sistem ekonomi alternatif dari sistem kapitalisme dan sosialisme yang dipandang bukan hanya tidak bersesuaian,

Baca juga: OPINI: Merumuskan Kembali Sistem Pemberantasan Korupsi

bahkan praktiknya di tanah air sudah menyimpang dari cita-cita bersama sebagai bangsa seperti tercantum dalam sila kelima Pancasila.

Tetapi, kematian diskusi publik yang menyertai diskursus tersebut yang relatif cepat, meski didahului semangat menggebu-gebu, menjadi petunjuk bahwa gagasan tentang SPP ini tidak dilandasi basis-basis pemikiran yang kokoh.

Akibatnya, ia segera berakhir pada jalan buntu kebingungan.

Bukan merupakan lingkup tulisan ini untuk menemukan dasar-dasar pemikiran yang logis bagi upaya perumusan sistem ekonomi Pancasila yang rumit itu.

Tulisan ini hanya berupa catatan-catatan kecil untuk memahami kerangka pikir yang mendasari rumusan SPP, yang hemat saya masih sangat normatif, bahkan utopis.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved