Pejabat Sultra Tersangka

Praperadilan Ditolak Hakim, Dugaan Korupsi Eks Plt Kadispora Sultra Yusmin Tunggu Audit BPKP

Kepala Seksi (Kasi) Pidana Umum (Penkum), Kejati Sultra, Dody, menuturkan, pengadilan tak menerima dalih Yusmin. 

Penulis: Risno Mawandili | Editor: Laode Ari
(TribunnewsSultra.com/Fadli Aksar)
Sidang Praperadilan kasus dugaan korupsi izin tambang digelar di Pengadilan Negeri Kendari, Jumat (16/7/2021) lalu. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM,KENDARI - Sidang gugatan Praperadilan yang diajukan tersangka dugaan korupsi perizinan PT Toshida Indonesia, Yusmin, ditolak hakim Pengadilan Negeri Kendari, Selasa (27/7/2021).

Gugatan Praperadilan yang dijukan kuasa hukum tersangka kasus korupsi perizinan tambang di PT Toshida, Yusmin.

Tim Kuasa hukum Yusmin, menggugat pihak Kejaksaan Tinggi Sultra terkait penetapan tersangka mantan Kabid Menerba ESDM Sultra itu.   

Kini nasib eks Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga ( Kadispora ) Sultra itu, diujung tanduk. 

Pasalnya, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra telah meminta Badan Pemeriksaan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk mengaudit kerugian negara dari dugaan korupsi yang menyeret Yusmin. 

Baca juga: Kejati Sulawesi Tenggara Hadapi 2 Gugatan Praperadilan Penetapan tersangka Korupsi Izin Tambang

Baca juga: Lawan Kejati Sultra, Tersangka Korupsi Izin Tambang PT Toshida Indonesia Bakal Ajukan Praperadilan

Kepala Seksi (Kasi) Pidana Umum (Penkum), Kejati Sultra, Dody, menuturkan, pengadilan tak menerima dalih Yusmin. 

Dimana dalih Yusmin menyebutkan, Kejati Sultra tak tepat menetapkan tersangka karena kerugian negara tak dihitung Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).  

Dody mengatakan, dalam risalah hakim menyebut, penetapan tersangka Kejati Sultra sudah sesuai prosedur. 

"Iya, hakim telah menolak permohonan pemohon. Dalam hal ini penetapan tersangka sesuai prosedur," ujarnya lewat pesan Whatsapp Messenger. 

Hakim praperadilan menolak dan kasus Yusmin berlanjut. 

Dody mengatakan, saat ini Kejati Sultra telah meminta BPKP untuk mengaudit kerugian keuangan negara. 

"Terkait perkara PT Toshida Indonesia lagi menunggu hasil audit PKKN (Perhitungan Keseluruhan Kerugian Negara) dari BPKP," bebernya. 

"Kapan waktu pasti auditnya akan tuntas, saya kurang tahu, tapi yang jelas sudah ekspos di BPKP terkait PKKN," tambahnya. 

Untuk diketahui, Yusmin merupakan satu diantara empat tersangka dugaan korupsi perizinan PT Toshida Indonesia. 

Baca juga: Audit Dugaan Korupsi Makan Minum DPRD Sultra Selesai, Inspektorat: Pekan Depan Dilaporkan ke Polda

Halaman
123
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved