Breaking News:

Insentif Tenaga Kesehatan Sultra

Pemprov Sultra Tunggu Usulan Kemendagri Terkait Insentif Nakes di Rumah Sakit Bahteramas Kendari

Pergub tersebut terkait dengan pembayaran insentif nakes di Rumah Sakit Bahteramas Kendari yang telah diusulkan ke Kementerian Dalam Negeri.

Penulis: Muh Ridwan Kadir | Editor: Laode Ari
Muhammad Ridwan Kadir/Tribunnewssultra.com
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sulawesi Tenggara (Sultra) Basiran usai hadiri rapat terkait insentif nakes di ruang rapat bokori DPRD Sultra, Mandonga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (27/7/2021). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Pembayaran insentif tenaga kesehatan (nakes) di Rumah Sakit Bahteramas saat ini masih menunggu hasil evaluasi dari peraturan gubernur (Pergub).

Pergub tersebut terkait dengan pembayaran insentif nakes di Rumah Sakit Bahteramas Kendari yang telah diusulkan ke Kementerian Dalam Negeri ( Kemendagri ).

Hal itu disampaikan oleh Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah atau BPKAD Sulawesi Tenggara (Sultra) Basiran.

"Kami masih menunggu hasil evaluasi pergub yang telah diusulkan ke Kemendagri, semoga hari ini atau besok sudah diterima," ucap Basiran di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sultra, Selasa (27/7/2021).

Baca juga: DPRD Kendari Percepat Ketuk APBD Perubahan 2021, Insentif Nakes Target Dibayar September 

Baca juga: Alasan Pemprov Sultra Telat Bayar Insentif Nakes RS Bahteramas: Gegara Dilimpahkan ke Daerah

Baca juga: Pemprov Sultra Siapkan Rp38 Miliar Bayar Insentif Tenaga Kesehatan di RS Bahteramas Kendari

Basiran menyebut jika usulan ke Kemendagri sudah diterima maka pembayaran insentif nakes akan segera diproses segera dan secepatnya dibayar.

Mantan Asisten I tersebut mengatakan semuanya harus menunggu keputusan Kemendagri karena masih ada insentif nakes yang belum dibayarkan pada 2020.

"Jadi pada 2020 lalu masih belum dibayarkan selama 4 bulan yaitu ada bulan September, Oktober, November dan Desember," ujar Kepala BPKAD.

Hal itu belum dibayar karena pada 2020 itu dianggarkan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

Namun sisa 4 bulan yang belum dibayarkan tersebut kemudian diserahkan ke pemerintah daerah dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

Sementara itu insentif tersebut telah dianggarkan pada perubahan penjabaran APBD 2021 tahun ini.

"Hal itu sesuai arahan Mendagri jika belum dianggarkan di APBD 2021 untuk tenaga kesehatan sesuai permenkes maka akan dianggarkan atau dimasukan pada perubahan penjabaran APBD 2021 dan itu sudah dilakukan," katanya.

Basiran berharap petugas nakes di RS Bahteramas tetap semangat dalam menjalankan tugas karena hingga sampai saat ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra akan berusaha membayar insentif tersebut. (*)

(TribunnewsSultra/Muh Ridwan Kadir)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved