Breaking News:

Insentif Tenaga Kesehatan Sultra

DPRD Kendari Percepat Ketuk APBD Perubahan 2021, Insentif Nakes Target Dibayar September 

Mempercepat pengetukan APBN Perubahan akan menjadi solusi untuk membayar tunggakan insentif 40 nakes di Kota Kendari yang menunggak hingga 7 bulan.

Penulis: Risno Mawandili | Editor: Laode Ari
Israjab/ TribunnewsSultra.com
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari, Subhan ST. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM,KENDARI - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), meminta agar pengetukan palu alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2021 dipercepat. 

Hal itu merupakan satu solusi untuk membayar tunggakkan insentif tenaga kesehatan (nakes) Kota Kendari

Ketua DPRD Kendari, Subhan ST, menilai, jika alokasi APBD Perubahan 2021 tuntas minggu kedua Agustus, maka tunggakan insentif nakes dapat dicairkan September. 

"Paling cepat itu membahas APBD Perubahan minggu kedua Agustus, kalau bisa begitu maka September 2021 sudah bisa dibayar tunggakan insentif nakes," jelasnya lewat panggilan telepon, Rabu (21/7/2021). 

Baca juga: DPRD Sultra Diminta Tak Tutup Mata Soal Tenaga Kesehatan yang Tak Terima Insentif Selama 7 Bulan

Baca juga: DPRD Sultra: Insentif Tenaga Kesehatan Bakal Dibayarkan Pakai APBD Perubahan 2021

Diketahui, Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari belum membayar Insentif nakes

Sedikitnya ada 40 nakes Kendari belum menerima insentif periode Januari-Juni 2021. 

Tunggakan pembayaran insentif nakes tersebut terhutung selama 9 bulan, periode Oktober-Desmber 2020 dan Januari-Juni 2021. 

Namun insentif nakes periode Oktober-Desember 2020 berhasil dibayarkan lewat Dana Tak Terduga (DTT) tahun 2021. 

Meski demikian, Pemkot Kendari harus memotong 60 persen dari pembayaran normal. 

Dari nominal Rp7 untuk tiga bulan gaji, hanya dibayarkan Rp4 juta. 

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved