Breaking News:

Insentif Tenaga Kesehatan Sultra

Pemprov Sultra Siapkan Rp38 Miliar Bayar Insentif Tenaga Kesehatan di RS Bahteramas Kendari

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara ( Pemprov Sultra) telah menyiapkan anggaran Rp38 miliar untuk insentif tenaga kesehatan

Penulis: Risno Mawandili | Editor: Fadli Aksar
(Amelda Devi Indriyani/TribunnewsSultra.com)
Tenaga kesehatan di Rumah Sakit Bahteramas mengangkat peti jenazah istri Gubernur Sulawesi tenggara (sultra) Ali Mazi, Agista Ariany. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara ( Pemprov Sultra) telah menyiapkan anggaran Rp38 miliar untuk insentif tenaga kesehatan.

Sebelumnya, sebanyak 60 tenaga kesehatan di Rumah Sakit Bahteramas, Kota Kendari belum menerima insentif  selama 7 bulan.

Tetapi pembayaran insentif masih menunggu Perubahan Peraturan Gubernur tentang Penjabaran APBD tahun 2021.

Menurut Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah atau BPKAD Sultra, Basiran, telat membayar insentif nakes karena adanya perubahan aturan beban keuangan.

Sebelumnya insentif nakes RS Bahteramas dibayarkan pemerintah pusat berubah menjadi dibayarkan pemerintah daerah.

"Iya karena ada perubahan beban keuangan dan tidak sempat dibayarkan oleh Kemenkes RI, sehingga menjadi tanggung jawab Pemprov Sultra," ujarnya.

Baca juga: Insentif Tenaga Kesehatan Dipotong Rp3 Juta, Dinkes Kendari: Sudah Disepakati, Keuangan Tidak Cukup

Ia mengatakan, karena sebelumnya insentif nakes ditanggung Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (APBN) sehingga Pemprov Sultra tak sempat menggarkan lewat APBD 2021.

Setelah ada perubahan, Pemprov Sultra sempat kesulitan mengalokasikan APBD untuk insentif nakes.

Perubahan aturan senduri baru disampaikan pada Juni 2021.

Basiran menambahkan, meski demikian Pemprov Sultra coba menyisir APBD tahun 2021, akhirnya dapat mengalokasikan Rp38 juta untuk membayar tunggakan insentif nakes.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved