Breaking News:

Skandal Bank Sultra

Dugaan Korupsi Bank Sultra, BPKP Sultra Hitung Kerugian Negara

BPKP Sultra tengah menghitung kerugian negara akibat rasuah di Bank Sultra Cabang Pembantu Konawe Kepulauan.

Penulis: Risno Mawandili | Editor: Risno Mawandili
Risno Mawandili/TribunnewsSulta.com
Suasana Polda Sultra dibilangan Jl Haluoleo Nomor 1, Kelurahan Mokoau, Kecamatan Kambu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Sabtu (3/7/2021). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM,KENDARI- Dugaan korupsi Bank Sultra tampaknya belum menemui titik terang. 

Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) telah menangani kasus ini sejak April 2021. 

Namun hingga kini belum juga mampu menangkap tersangka. 

Baca juga: Kejati Sulawesi Tenggara Hadapi 2 Gugatan Praperadilan Penetapan tersangka Korupsi Izin Tambang

Baca juga: Tersangka Dugaan Korupsi Bank Sultra Belum Ditahan, Polda: Karena Minim Alat Bukti

Kepala Sub Bidang Penerangan Masyarakat Bidang Humas Polda Sultra, Kompol Dolfi Kumaseh, mengatakan, saat ini penyidik sedang menunggu perhitungan kerugian negara dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Ia menegaskan, BPKP Sultra tengah menghitung kerugian negara akibat rasuah di Bank Sultra Cabang Pembantu Konawe Kepulauan. 

"Jadi saat ini belum penyidik belum mengembangkan kasus, tersangka juga belum ditangkap. Tetapi saat ini BPKP Sultra sudah mulai menghitung kerugian negara," ujar Dolfi lewat panggilan telepon, Sabtu (3/7/2021). 

Dolfi tidak merincikan waktu yang dibutuhkan untuk perhitungan kerugian negara

Ia mengatakan, BPKP bakal menyelesaikan tugasnya dalam waktu dekat. 

"Secepatnya hitungan kerugian negara itu diselesaikan," kata Dolfi. 

Baca juga: Jadi Tersangka Korupsi Tapi Tak Ditahan Selama 60 Hari, Hado Hasina Klaim Tak Intervensi Hukum

Ia menambahkan, hitungan kerugian negara dapat menjadi penentu berlanjutnya penyidikan. 

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved