Breaking News:

Berita Konawe

Orangtua Korban Dugaan Malapraktik RS Konawe Angkat Bicara, Akui Tak Diberitahu Dampak Pasang Sipet

Pasangan Muhammad Jefri dan Ertiawaty angkat bicara terkait dugaan malapraktik yang terjadi pada putra keduanya, Muh Zaidan Alfariski.

Penulis: Arman Tosepu
Editor: Sitti Nurmalasari
Orangtua korban dugaan malapraktik Rumah Sakit (RS) Konawe, Muhammad Jefri dan Ertiawaty saat ditemui di kediamannya, Kamis (10/6/2021). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KONAWE - Pasangan Muhammad Jefri dan Ertiawaty angkat bicara terkait dugaan malapraktik yang terjadi pada putra keduanya, Muh Zaidan Alfariski.

Ibu korban, Ertiawaty menceritakan awal mula saat putranya masuk Rumah Sakit (RS) Konawe pada tanggal 28 Mei 2021 lalu.

Saat masuk di RS Konawe, kata Ertiawaty, perawat yang bertugas memeriksa pernapasan putranya. 

"Mulai kita masuk di NICU (Neonatal Intensive Care Unit) perawatnya pada saat itu pasang alat tapi melalui itu handphone (video)," ujar Ertiawaty ditemui kediamannya, Kamis (10/6/2021).

Setelah itu, perawat kemudian memeriksa pernapasan putranya melalui video dari dokter yang bersangkutan.

Ertiawaty yang berprofesi sebagai bidan ini menduga video tersebut dikirim oleh dokter yang menangani putranya.

"Tidak lama kemudian disuruh pindah ke tempat sebelah untuk pemasangan sipet, saya juga saat itu tidak bertanya untuk apa," lanjutnya.

Perawat yang saat itu bertugas sempat mengatakan kepada dirinya jika sang putra akan dipasangi sipet dengan alasan pernapasan anaknya yang cepat.

Namun, ia tidak mendapat penjelasan tentang dampak yang bakal diperoleh putranya seusai dipasangi sipet.

"Sekitar tiga hari itu mulai memar," ujarnya sambil memegang tulang lunak di bawah hidungnya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved