Festival Kampung Pesisir Hidupkan Harapan Ojek Perahu Papalimbang, Paceklik Gegara Jembatan Teluk
Jasa ojek papalimbang ini mengalami paceklik pendapatan, lantaran berfungsinya Jembatan Tekuk Kendari (JTK)
Penulis: Amelda Devi Indriyani | Editor: Fadli Aksar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/papalimbang.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Festival Kampung Pesisir di Dermaga Lapulu, Kecamatan Abeli, Kota Kendari, hidupkan kembali harapan ojek perahu papalimbang.
Festival Kampung Pesisir ini digelar Jaringan Perempuan Pesisir Sulawesi Tenggara (Sultra) merupakan rangkaian peringatan Hari Perempuan Internasional pada 8 Maret.
Jasa ojek papalimbang ini mengalami paceklik pendapatan, lantaran berfungsinya Jembatan Tekuk Kendari (JTK).
Ojek perahu ini biasanya digunakan warga Kota lama sebagai alat transportasi untuk menyebrang ke Kecamatan Lapulu.
Baca juga: Mau Lapulu seperti Bungkutoko dan Petoaha, Dibeber Wali Kota Sulkarnain di Festival Kampung Pesisir
Baca juga: 7 Fakta Unik Jembatan Teluk Kendari yang Jarang Diketahui, dari Gubernur Nur Alam hingga Ali Mazi
Baca juga: Gubernur Ali Mazi Ketemu Menteri PUPR Bahas Proyek Jembatan TUNO, Terpanjang di Asia Tenggara
Begitu pula sebaliknya, namun jasa papalimbang mulai tergusur dan kehilangan sumber mata pencarian.
Komunitas ojek laut pun digagas dalam Festival Kampung Pesisir, Selasa (10/3/2021).
Lurah Lapulu Syahmad mengatakan, komunitas ojek laut ini nantinya akan menggaet wisatawan
Wisatawan nantinya akan diajak berkeliling di bawah Jembatan Teluk Kendari hingga menghitari wilayah teluk.
Sehingga mereka bisa mendapatkan penumpang dengan pendapatan yang tak jauh berbeda selama ini.
Progam tersebut akan segera dilaporkan ke Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Kendari.
"Segera saya laporkan ke Dinas Pariwisata dan Kebudayaan untuk mendapat dukungan," kata Syahmad.
Baca juga: Kapal Tongkang Pengangkut Ore Nikel Parkir di Teluk Kendari, Mangrove Tercabut, Laut Tercemar
Baca juga: Bikin Konten YouTube di Rawa, 1 Pelajar Tewas Tenggelam setelah Perahu Oleng Kena Angin
Baca juga: Kelurahan Lapulu dan Pudai di Kendari Bakal Ditata Agar Tidak Kumuh, 52 Warga Terdampak
Syahmad berterima kasih kepada Jaringan Perempuan Pesisir karena telah menggelar acara ini, sehingga komunitas papalimbang bisa dikukuhkan.
Camat Abeli Istaman Zaslofa turut mengapresiasi kegiatan itu, lantaran perekonomian masyarakat nelayan yang tergabung dalam ojek papalimbang ini bisa kembali normal.
"Ketika nanti dirasa perlu regenerasi, maka secara bergantian mereka akan memilih lagi ketuanya. Ini hanya semata-mata dampak pariwisata dan punya nilai ekonomis kepada mereka," ucap Istaman.
Ia berharap masyarakat pesisir yang berdomisili di daerah Lapulu ini bisa memanfaatkan komunitas ini dengan menarik wisatawan dari Kendari maupun dari luar kota.