Breaking News:

PT PLM Keruk Emas di Bombana, IUP Dihentikan Dinas ESDM, Dilapor ke Kapolri Jenderal Listyo Sigit

Padahal Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) sudah menghentikan aktivitas operasi pertambangannya.

Editor: Fadli Aksar
Foto Ilustrasi
PT Panca Logam Makmur (PLM) diketahui aktif beroperasi mengeruk emas di Kabupaten Bombana. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - PT Panca Logam Makmur (PLM) diketahui aktif beroperasi mengeruk emas di Kabupaten Bombana.

Padahal Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) sudah menghentikan aktivitas operasi pertambangannya.

Berdasarkan surat Dinas ESDM Provinsi Sultra nomor: 540/3.547 yang diterbitkan pada 16 Oktober 2020.

Surat yang ditandatangani Kepala Dinas (Kadis) ESDM Sultra Andi Azis, itu menghentikan sementara seluruh kegiatan operasi produksi PT PLM.

Namun, PT PLM tak mengindahkan surat penghentian sementara aktivitas tersebut.

Baca juga: Gubernur Ali Mazi Ketemu Menteri PUPR Bahas Proyek Jembatan TUNO, Terpanjang di Asia Tenggara

Baca juga: Investor Tambang Sulawesi Tenggara Lapor Kapolri Jenderal Listyo Gegara Tak Digubris Polda Sultra

Baca juga: Sempat Tak Digubris, Polda Sultra Lanjutkan Kasus Penipuan Tambang, Ini yang Dilakukan Polisi

Sebab, masih aktivitas penambangan emas di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) di Desa Wumubangka, Kabupaten Bombana.

Salah seorang masyarakat yang enggan disebutkan namanya membenarkan aktivitas ilegal itu.

Menurutnya, aktivitas itu marak dan sudah lama berlangsung bahkan terorganisir.

Tumpukkan alat berat diletakkan di luar lokasi PT PLM.

"Padahal itu kawasan hutan, dan bukan bagian dari lokasi PLM," kata warga.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved