Breaking News:

Launching TribunnewsSultra

Tambang Sultra Melimpah, Investor Bakal Tergiur

Menurut Nur Endang, investor bakal tergiur bila tahu kekayaan perut bumi alam Sultra begitu melimpah.

Penulis: Muh Ridwan Kadir
Editor: Risno Mawandili
Dokumentasi TribunnewsSultra.com
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Nur Endang Abbas saat memaparkan kekayaan daerah menggantikan Gubernur ali Mazi sebagai pembicara kunci dalam acara peluncuran portal jaringan ke-51 Tribun Network TribunnewsSultra.com secara virtual, Kamis (18/2/2021) 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI – Sekretaris Daerah (Sekda) Sulawesi Tenggara (Sultra) Nur Endang Abbas mengatakan potensi tambang melimpah. Kekayaan perut bumi itu terdiri dari Nikel, Aspal, hingga Pasir Kuarsa.

Menurut Endang, investor bakal tergiur bila tahu kekayaan perut bumi alam Sultra begitu melimpah.

"Potensi pertambangan di Sultra yang melimpah nantinya akan mampu menarik investasi di daerah ini." Kata dia selaku pembicara kunci mewakili Gubernur Sulawesi Tenggara Ali Mazi, dalam webinar Launching TribunnewsSultra.com portal ke-51, Kamis (18/2/2021).

Baca juga: Upaya BKPM Menarik Investor, Sebut Sultra Surga Investasi

Baca juga: Menparekraf Sandiaga Uno Rindu Kuliner di Sultra: di Kendari Ikan Mati Sekali, di Jakarta 7 Kali

Ia memaparkan, ada dua sektor tambang unggulan di Sultra. Yakni Nikel untuk tenaga mobil listrik di masa depan serta Aspal Buton untuk perbaikan lajur jalan.

“Beberapa wilayah seperti Gorontalo, Majalengka dan Tomo Jawa Barat telah menggunakan Aspal Buton untuk memuluskan lajur jalan di daerah masing-masing,” ujar Nur Endang.

Bukan itu saja, papar Endang lagi, terdapat juga Pasir Kuarsa yang bergunan untuk pembutan semen sebesar 5 milir ton, Marmer yang diperkirakan mencapai 206 miliar meter kubik, juga Lempung sebesar 884 miliar meter kubik.

Ia menambahkan, perut bumi Sultra juga menyimpan Oniks sebesar 547 ribu meter kubik, Batu Gamping sebesar 1,6 triliun meter kubik, Mangan seluas 6.000 hektare, Pasir Besi, dan Forsat, serta Kromik seluar 2.500 hektare.

Baca juga: Menteri Pertanian RI Bilang Kritikan Media Bagian dari Uji Publik, Supaya Kebijakan Efektif

Baca juga: Sekda Sebut 17 Objek Wisata Alam Ini di Sultra Mampu Tingkatkan Investasi

Endang juga memaparkan potensi pembangkit listrik tenaga air. Diperkirakan dapat menyuplai listrik sebesar 349,8 megawatt.

Itu terbagi dari, Sungai Lasolo menyuplai sebesar 90 megawatt, Sungai Konaweha 24 meegawatt, Sungai Tamboli 25,8 megawatt, Sungai Lalindu 100 megawatt, serta Panas Bumi Lainea 60 megawatt, dan Mangolo menyuplai sebesar 50 megawatt.

“Melihat ada potensi besar sektor pertambangan dan sektor pembangkit listrik tenaga air, mesti pergunakan dan dimanfaatkan,” imbuh Endang.

Webinar peluncuran TribunnewsSultra.com sendiri bertemakan ‘Menarik investasi ke Provinsi Sulawesi Tenggara di Tengah Pandemi’.

Menghadirkan Menteri Parawisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahudin Uno, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Kepala Badan Koordinasi dan Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia dan Pangdam XIV/ Hasanudin Andi Sumangeruka.

Laporan Wartawan TribunnewsSultra.com, Muh. Ridwan Kadir

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved