Senin, 8 Juni 2026

Kemenham Sultra

Kemenham Sulawesi Tenggara Edukasi 600 Mahasiswa di Kendari, Dorong Generasi Muda Sadar HAM

Kemenham Sulawesi Selatan Wilayah Kerja Sulawesi Tenggara terus memperkuat upaya membangun lingkungan perguruan tinggi yang ramah HAM. 

Tayang:
Penulis: Content Writer | Editor: Sitti Nurmalasari
zoom-inlihat foto Kemenham Sulawesi Tenggara Edukasi 600 Mahasiswa di Kendari, Dorong Generasi Muda Sadar HAM
Istimewa
KEMENHAM SULTRA - Kementerian Hak Asasi Manusia (Kemenham) Sulawesi Selatan Wilayah Kerja Sulawesi Tenggara terus memperkuat upaya membangun lingkungan perguruan tinggi yang ramah HAM. Salah satunya melalui kegiatan Penguatan Kapasitas HAM bagi Mahasiswa yang digelar di Aula Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari, Rabu (13/5/2026). (Istimewa/Kemenham Sultra) 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI – Kementerian Hak Asasi Manusia (Kemenham) Sulawesi Selatan Wilayah Kerja Sulawesi Tenggara terus memperkuat upaya membangun lingkungan perguruan tinggi yang ramah HAM. 

Salah satunya melalui kegiatan Penguatan Kapasitas HAM bagi Mahasiswa yang digelar di Aula Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari, Rabu (13/5/2026).

Mengusung tema “Mewujudkan Lingkungan Perguruan Tinggi yang Ramah HAM”, kegiatan tersebut diikuti sekitar 600 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Sulawesi Tenggara.

Di antaranya IAIN, Universitas Terbuka, Universitas Muhammadiyah, serta sejumlah universitas, politeknik, dan sekolah tinggi lainnya di Kota Kendari.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Wilayah Kemenham Sulsel Wilker Sultra, Daniel Rumsowek, dan Rektor IAIN Kendari, Husain Insawan, beserta jajaran pejabat struktural, akademisi, dosen pendamping, dan para narasumber.

Baca juga: Wujudkan Regulasi Berbasis HAM, Kemenham Sultra Kumpul Akademisi dan Perancang Hukum Daerah

Dalam sambutannya, Daniel Rumsowek, menegaskan bahwa mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan dalam membangun kehidupan masyarakat yang menjunjung nilai-nilai HAM. 

Ia mengajak peserta untuk aktif berdiskusi, bertukar gagasan, serta memperkuat kolaborasi lintas perguruan tinggi.

“Mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami HAM secara teoritis, tetapi juga mampu mengimplementasikan nilai-nilai penghormatan, perlindungan, pemenuhan, penegakan, dan pemajuan HAM dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Kegiatan kemudian dibuka secara resmi oleh Rektor IAIN Kendari, Husain Insawan

Ia mengapresiasi pelaksanaan penguatan kapasitas HAM sebagai langkah membentuk karakter mahasiswa yang kritis, inklusif, dan berperspektif kemanusiaan.

Baca juga: Kemenham Sultra Dorong Pembentukan Kampung Redam di Besulutu Konawe Sulawesi Tenggara

Menurutnya, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab menciptakan lingkungan akademik yang aman, inklusif, dan bebas dari diskriminasi.

Ia juga berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap penerapan nilai-nilai HAM di era digital.

Pada sesi materi, Husain Insawan memaparkan pentingnya budaya akademik yang menjunjung kesetaraan, toleransi, dan kebebasan berpendapat secara bertanggung jawab.

Ia juga mengajak mahasiswa menjadi pelopor terciptanya kampus yang aman dan bebas dari perundungan.

Sementara itu, Dosen Fakultas Hukum Universitas Sulawesi Tenggara, Linda F. Saleh, membawakan materi “HAM dan Hak Cipta di Era Digital”.

Baca juga: Dorong Pelayanan Kesehatan Berbasis HAM, Ditjen IDP Gandeng Kemenham Sultra Perkuat ASN Dinkes

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved