Kemenham Sultra
Kemenham Sulawesi Tenggara Edukasi 600 Mahasiswa di Kendari, Dorong Generasi Muda Sadar HAM
Kemenham Sulawesi Selatan Wilayah Kerja Sulawesi Tenggara terus memperkuat upaya membangun lingkungan perguruan tinggi yang ramah HAM.
Penulis: Content Writer | Editor: Sitti Nurmalasari
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/Kemenham-Sulawesi-Tenggara-Edukasi-600-Mahasiswa-di-Kendari-Dorong-Generasi-Muda-Sadar-HAM.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI – Kementerian Hak Asasi Manusia (Kemenham) Sulawesi Selatan Wilayah Kerja Sulawesi Tenggara terus memperkuat upaya membangun lingkungan perguruan tinggi yang ramah HAM.
Salah satunya melalui kegiatan Penguatan Kapasitas HAM bagi Mahasiswa yang digelar di Aula Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari, Rabu (13/5/2026).
Mengusung tema “Mewujudkan Lingkungan Perguruan Tinggi yang Ramah HAM”, kegiatan tersebut diikuti sekitar 600 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Sulawesi Tenggara.
Di antaranya IAIN, Universitas Terbuka, Universitas Muhammadiyah, serta sejumlah universitas, politeknik, dan sekolah tinggi lainnya di Kota Kendari.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Wilayah Kemenham Sulsel Wilker Sultra, Daniel Rumsowek, dan Rektor IAIN Kendari, Husain Insawan, beserta jajaran pejabat struktural, akademisi, dosen pendamping, dan para narasumber.
Baca juga: Wujudkan Regulasi Berbasis HAM, Kemenham Sultra Kumpul Akademisi dan Perancang Hukum Daerah
Dalam sambutannya, Daniel Rumsowek, menegaskan bahwa mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan dalam membangun kehidupan masyarakat yang menjunjung nilai-nilai HAM.
Ia mengajak peserta untuk aktif berdiskusi, bertukar gagasan, serta memperkuat kolaborasi lintas perguruan tinggi.
“Mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami HAM secara teoritis, tetapi juga mampu mengimplementasikan nilai-nilai penghormatan, perlindungan, pemenuhan, penegakan, dan pemajuan HAM dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.
Kegiatan kemudian dibuka secara resmi oleh Rektor IAIN Kendari, Husain Insawan.
Ia mengapresiasi pelaksanaan penguatan kapasitas HAM sebagai langkah membentuk karakter mahasiswa yang kritis, inklusif, dan berperspektif kemanusiaan.
Baca juga: Kemenham Sultra Dorong Pembentukan Kampung Redam di Besulutu Konawe Sulawesi Tenggara
Menurutnya, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab menciptakan lingkungan akademik yang aman, inklusif, dan bebas dari diskriminasi.
Ia juga berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap penerapan nilai-nilai HAM di era digital.
Pada sesi materi, Husain Insawan memaparkan pentingnya budaya akademik yang menjunjung kesetaraan, toleransi, dan kebebasan berpendapat secara bertanggung jawab.
Ia juga mengajak mahasiswa menjadi pelopor terciptanya kampus yang aman dan bebas dari perundungan.
Sementara itu, Dosen Fakultas Hukum Universitas Sulawesi Tenggara, Linda F. Saleh, membawakan materi “HAM dan Hak Cipta di Era Digital”.
Baca juga: Dorong Pelayanan Kesehatan Berbasis HAM, Ditjen IDP Gandeng Kemenham Sultra Perkuat ASN Dinkes
| Pendaftaran PPPK Kemenham Resmi Dibuka 7 Januari 2026, Simak Cara Daftar, Syarat, Rincian Formasi |
|
|---|
| Kanwil Kemenkumham Sulawesi Tenggara Expose Inovasi Aplikasi Penelitian D’Park Terintegrasi Sililaba |
|
|---|
| Kemenkumham Raih Penghargaan Anugerah Media Humas 2024 dari Kementerian Kominfo |
|
|---|
| Kemenkumham Raih 2 Penghargaan Kinerja Pelayanan Publik dari Kementerian PANRB |
|
|---|
| Kemenkumham Sultra Ikuti Pembekalan Calon Peserta Pelatihan Coaching dan Mentoring Metode PJJ 2024 |
|
|---|