Dosen Lecehkan Mahasiswi Kendari

Polresta Kendari Datangkan Ahli Psikologi Lengkapi Berkas Penyelidikan Kasus Dugaan Pelecehan Prof B

Kepolisian Resor Kota atau Polresta Kendari bakal mendatangkan Ahli Psikologi untuk melengkapi berkas penyelidikan kasus dugaan pelecehan Prof B.

Penulis: Fadli Aksar | Editor: Sitti Nurmalasari
TribunnewsSultra.com/ Fadli Aksar
Kepala Kepolisian Resor Kota atau Kapolresta Kendari, Kombes Pol M Eka Fathurrahman. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Kepolisian Resor Kota atau Polresta Kendari bakal mendatangkan Ahli Psikologi untuk melengkapi berkas penyelidikan kasus dugaan pelecehan Prof B.

Prof B dosen Universitas Halu Oleo atau UHO Kendari harus berperkara hukum di Polresta Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Hal tersebut lantaran Prof B diduga mencium mahasiswi berinisial RN (20) saat menyetor tugas rekapan nilai di kediamannya.

Insiden terjadi di kediaman Prof B, Perumahan Dosen atau Perdos UHO, Kelurahan Kambu, Kecamatan Kambu, Kota Kendari, Sultra, pada Senin (18/7/2022).

RN pun tak terima, sehingga melaporkan kasus ini ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polresta Kendari.

Baca juga: Prof B Terbukti Langgar Kode Etik, Sanksi Bakal Diputuskan Rektor Universitas Halu Oleo Kendari

Penyidik PPA Satreskrim Polresta Kendari lantas menyelidiki kasus ini dengan memeriksa korban, Prof dan sejumlah saksi lain.

Kepala Kepolisian Resor Kota atau Kapolresta Kendari, Kombes Pol M Eka Fathurrahman mengatakan, pihaknya terkendala alat bukti, terutama saksi.

Sehingga, penyidik dituntut mumpuni dan memiliki kualitas untuk meyakinkan kepada jaksa guna proses penuntutan.

"Tidak ada saksi pasti, sama juga kasus pemerkosaan tidak mungkin ada saksi. Itulah (butuh) kelihaian kami untuk mengkontriksikan bahwa sudah terjadi kejahatan," jelasnya, pada Kamis (28/7/2022).

Sehingga, kata Kombes Pol M Eka Fathurrahman, akan menghadirkan sejumlah ahli, salah satunya Ahli Psikologi.

Baca juga: Polresta Kendari Segera Gelar Perkara Tentukan Nasib Prof B Dosen UHO yang Diduga Lecehkan Mahasiswi

"Ini berkaitan dengan masalah psikologi, membaca kejiwaan korban, kemudian ahli lainnya," kata Kapolresta Kendari.

Selain memperkirakan saksi dan ahli, polisi juga akan mencari bukti petunjuk dari rekaman CCTV terkait keberadaan korban di kediaman Prof B.

Ketika bukti rekaman CCTV ini, polisi meyakini alat bukti yang dimilikinya sudah kuat dan meyakinkan penyidik.

"Kami perlu cari itu, bahwa korban itu datang dengan temannya. Awalnya memang datang sendiri, tapi karena ragu dia bawa temannya," tandasnya.

Halaman
123
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved