Ramadan 2022
Pahami Sunah-sunah dan Hal yang Boleh Dilakukan saat Berpuasa untuk Sempurnakan Berkah Ramadan
Sebagai umat muslim baiknya untuk mengetahui amalan apa saja yang dapat dilakukan guna mendapatkan keberkahan di bulan suci Ramadan ini.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ifa Nabila
TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Ibadah puasa di bulan suci Ramadan dijalankan dengan beberapa aturan.
Seperti tidak boleh makan dan minum hingga waktu berbuka puasa tiba.
Puasa juga menuntut kita untuk dapat mengendalikan hawa nafsu.
Adapun menjalankan ibadah puasa Ramadan di bulan penuh berkah ini dapat menjadi momen umat Islam untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Sebagai umat muslim baiknya untuk mengetahui amalan apa saja yang dapat dilakukan guna mendapatkan keberkahan di bulan suci Ramadan ini.
Baca juga: Resep Minuman Segar Buka Puasa: Teh Susu Bubble Karamel, Setup Buah Sarang Burung, dan Es Tebak
5 Sunah Puasa Ramadan
Dikutip TribunnewsSultra.com dari buku Panduan Ramadan Bekal Meraih Ramadadan Penuh Berkah terbitan Tim Pustaka Muslim, berikut sunah-sunah puasa Ramadan:
1. Makan Sahur dan Mengakhirkannya
Dari sahabat Rasul yakni Anas bin Malik R.a., Nabi Muhammad SAW bersabda:
“Makan sahurlah karena sesungguhnya pada sahur itu terdapat berkah.”
Baca juga: Resep Menu Sahur Praktis: Daging Masak Kecap Rempah, Sawi Asin Tumis Sosis, dan Nasi Goreng Merah
Adapun diketahui bahwa dengan menyantap makanan saat sahur juga membantu orang yang berpuasa kuat menjalani aktivitas hingga waktu berbuka puasa tiba.
Nabi Muhammad SAW juga bersabda:
“Sahur adalah makanan yang penuh berkah. Oleh karena itu, janganlah kalian meninggalkannya sekalipun hanya dengan minum seteguk air. Karena sesungguhnya Allah dan para malaikat bershalawat kepada orang-orang yang makan sahur.”
2. Lebih Banyak Berderma dan Beribadah di Bulan Ramadan
Dari sahabat Rasul yakni Ibnu ‘Abbas R.a., ia berkata:
Baca juga: Pahami Aturan Pembayaran Fidyah dalam Puasa Ramadan beserta Kriteria Orang yang Dikenakan Fidyah
“Nabi Muhammad SAW adalah orang yang paling gemar melakukan kebaikan. Kedermawanan (kebaikan) yang beliau lakukan lebih lagi di bulan Ramadhan yaitu ketika Jibril AS menemui beliau."
"Jibril AS salam datang menemui beliau pada setiap malam di bulan Ramadhan (untuk membacakan Alquran) hingga Alquran selesai dibacakan untuk Nabi Muhammad SAW. Apabila Jibril AS salam datang menemuinya, tatkala itu beliau adalah orang yang lebih cepat dalam kebaikan dari angin yang berhembus.” lanjutnya.
3. Berdoa ketika Berbuka Puasa
Nabi Muhammad SAW bersabda:
“Ada tiga orang yang doanya tidak ditolak : (1) Pemimpin yang adil, (2) Orang yang berpuasa ketika dia berbuka, (3) Do’a orang yang terzalimi."
Baca juga: Doa Malam Lailatul Qadar, Pahami Keutamaan Malam yang Lebik Baik dari Seribu Bulan
4. Menyegerakan Berbuka Puasa
Dari sahabat Rasul yakni Sahl bin Sa’ad R.a., Nabi Muhammad SAW bersabda:
“Manusia akan senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka."
Dengan demikian, apabila telah mendengar azan magrib berkumandang, orang yang berpuasa sebaiknya segera berbuka puasa tanpa menunda-nundanya lagi.
Baca juga: Bagaimana Jika Seseorang Meninggal Dunia di Bulan Ramadan? Simak Ini Penjelasan Ustaz H Sabaruddin
5. Memberi Makan Orang yang Berbuka Puasa
Dari Zaid bin Kholid Al Juhani, Nabi Muhammad SAW bersabda:
“Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga."
10 Hal yang Boleh Dilakukan
Adapun ketika melakukan aktivitas sehari-hari, kita kerap salah paham atau bingung terkait apakah boleh melakukan sesuatu hal tertentu saat berpuasa.
Baca juga: Berbagi Ilmu di Bulan Ramadan, Mahasiswa Mahad Al Jamiah IAIN Kendari Gelar Goes To School
Dikutip TribunnewsSultra.com dari buku Panduan Ramadan Bekal Meraih Ramadadan Penuh Berkah terbitan Tim Pustaka Muslim, berikut 10 hal yang boleh dilakukan saat menjalankan ibadah puasa Ramadan:
1. Mencicipi Makanan selama Tidak Masuk Kerongkongan
Mencicipi dalam hal ini yakni mengunyah makanan untuk suatu kebutuhan.
Seperti membantu mengunyah makanan untuk anak kecil.
Baca juga: Ingin Tetap Berpuasa meski Sedang Mengandung? Simak Tips Aman Puasa Ramadan untuk Ibu Hamil
2. Menelan Dahak
Berdasarkan madzhab Hanafiyah dan Malikiyah, menelan dahak tak membatalkan puasa.
Lantaran dianggap sama seperti air ludah dan bukan sesuatu yang asalnya dari luar.
3. Menelan Sesuatu yang Sulit Dihindari
Adapun hal yang sulit dihindari tersebut seperti masih ada sedikit sisa makanan yang ada pada air ludah yang sulit dihindari.
Baca juga: Manfaat Puasa untuk Turunkan Kolesterol Jahat dan Kurangi Risiko Penyakit Jantung
Selain itu, seperti sedikit darah pada gigi yang ada dalam air ludah yang tak mengapa apabila tertelan.
Tetapi apabila darah atau makanan lebih banyak dari air ludah yang tertelan, maka puasanya batal.
4. Menyikat Gigi saat Puasa
Dari sahabat Rasul yakni Abu Hurairah R.a.,, Nabi Muhammad SAW bersabda:
“Seandainya tidak memberatkan umatku niscaya akan kuperintahkan mereka untuk menyikat gigi (bersiwak) setiap kali berwudhu.”
Baca juga: Cara Bayar Utang Puasa Ramadan Jika Lupa Jumlahnya, Simak Penjelasan Ustaz H Sabaruddin
5. Berkumur-kumur dan Memasukkan Air ke dalam Hidung asal Tak Berlebihan
Nabi Muhammad SAW bersabda:
“Bersungguh-sungguhlah dalam beristinsyaq (memasukkan air dalam hidung) kecuali jika engkau berpuasa."
6. Mandi dan Menyiramkan Air di Kepala untuk Membuat Segar
Dari Abu Bakr bin ‘Abdirrahman, ia berkata: “Sungguh, aku melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam di Al ‘Aroj mengguyur kepalanya - karena keadaan yang sangat haus atau sangat terik - dengan air sedangkan beliau dalam
keadaan berpuasa."
Baca juga: Hati-Hati! 5 Hal Ini Bisa Bikin Puasa Ramadan Kamu Batal, Begini Konsekuensinya
7. Bekam dan Donor Darah selama Tidak Membuat Lemas
Dari sahabat Rasul yakni shaaIbnu ‘Abbas R.a., berkata bahwa Nabi Muhammad SAW berbekam dalam keadaan berihrom dan berpuasa.
8. Bercelak dan Menggunakan Tetes Mata
Perlu diketahui bahwa bercelak dan menggunakan tetes mata tidaklah membatalkan puasa.
Baca juga: Niat Zakat Fitrah Bacaan Arab, Latin dan Terjemahan, Untuk Diri Sendiri, Istri, Anak dan Orang Tua
9. Mendapati Waktu Fajar dalam Keadaan Junub
Sahabat Rasul yakni Aisyah R.a., berkata:
“Nabi Muhammad SAW pernah menjumpai waktu fajar di bulan Ramadhan dalam keadaan junub bukan karena mimpi basah, kemudian beliau mandi dan tetap berpuasa."
10. Bercumbu dan Mencium Istri selama Aman dari Keluarnya Mani
Imam Nawawi rahimahullah berkata:
“Tidak ada perselisihan di antara para ulama bahwa bercumbu atau mencium istri tidak membatalkan puasa selama tidak keluar mani,”.
(TribunnewsSultra.com/Nina Yuniar)