Pasutri 16 Anak di Kolut
Rekorkah? Tuan Guru Kama-Nyonya Najrah; Pasangan dengan 16 Anak dari Pelosok Tenggara Sulawesi
Di Bulan Ramadan atau saat 16 anak berkumpul, sehari keluarga ini menanak 10 liter beras, 3 kg ikan dan lauk
9 Fakta Pasutri dengan 16 Anak
1. Ke-16 anaknya masing-masing sepasang; 8 putri - 8 putra
2. Hanya 2 anak (si sulung dan anak ke-2) lahir di rumah sakit, 14 anak lainnya lahir di ruang tengah keluarga tanpa bantuan medis dan bidan.
3. Anak sulung lahir di masa krisis moneter 1997 di Sulsel, si bungsu ke-16 lahir setelah Jokowi dilantik jadi presiden tahun 2015 di Sulawesi Tenggara
3. Rerata tiap tahun ibu melahirkan 1 anak. Ke-16 anak lahir dalam periode 19 tahun (1997-2016)
4.Nahrah, Si ibu melahirkan putra sulungnya (Zayyan) saat usia 43 tahun
5.Si suami guru SD negeri di pelosok Kolaka Utara, Sultra, si istri ibu rumah tangga biasa
6. Lima dari 16 anaknya adalah penghafal Quran. Kini tahun 2022, 12 jadi santri di Kendari
7. Di Bulan Ramadan atau saat 16 anak berkumpul, sehari keluarga ini menanak 10 liter beras, 3 kg ikan dan lauk
8.Guna menafkahi keluarga, suami bantu istri jualan buah dan kue tradisional online; 4 anak lainnya jualan online kosmetik
9.Februari 2022 lalu, pasangan Guru Kama dan Nyonya Nahrah dianugerahi 1 cucu dari putri sulung (*)

KOLAKA UTARA, TRIBUN - Kamaruddin Djiwa (56) dan istrinya, Najrah Kama (48), tak berharap tercatat dalam buku rekor sebagai pasangan dengan anak terbanyak di Indonesia tahun 2022 ini.
Pasangan suami istri ini, sejak 2016 tercatat memiliki 16 anak kandung; 8 wanita dan 8 pria.
Keduanya adalah warga Desa Katoi, Kabupaten Kolaka Utara, pelosok tenggara Sulawesi.
Hingga Senin (7/3/2022), ke-16 anak berpasang-pasangan itu sehat wal afiat.