Berita Sulawesi Tenggara

Tahun 2021 Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Tenggara Naik 4 Persen, Ekspor dan Impor Tumbuh Positif

Peningkatan positif ini memberikan sinyal prospek ekonomi yang baik di tahun 2022 kali ini serta meningkatkan keyakinan pelaku pasar

Penulis: Muh Ridwan Kadir | Editor: Muhammad Israjab
(Muh Ridwan Kadir/TribunnewsSultra.com)
Press Release kinerja fiskal dan sektor riil bertempat di Kanwil DJPBN Provinsi Sulawesi Tenggara, Selasa (1/3/2022). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Pertumbuhan perekonomian Sulawesi Tenggara (Sultra) terus menunjukkan tren positif.

Hal itu terbukti pada kuartal IV tahun 2021 lalu mencapai 7,6 persen atau total keseluruh pada tahun 2021 mencapai 4,1 persen.

Peningkatan positif tersebut memberikan sinyal prospek ekonomi yang baik di tahun 2022 kali ini serta meningkatkan keyakinan pelaku pasar terhadap pemulihan ekonomi Sultra.

Plt. Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Sultra, Joko Pramono mengatakan berbagai indikasi positif memberikan optimisme bagi pelaku ekonomi dan berdampak baik bagi kinerja APBN di awal 2022.

Baca juga: AKIBAT Perang Rusia Vs Ukraina, Beginilah Kondisi Ekonomi Indonesia Dampak Pasar Global Rontok

"Jika di lihat dari neraca perdagangan pada bulan Januari mencatatkan surplus sebesar 437,97 ribu dolar. Ekspor dan impor tumbuh positif namun tidak sekuat bulan sebelumnya,"ucapnya, Selasa (1/3/2022).

Lebih lanjut, ekspor Januari mencapai 632,72 ribu dolar, meningkat 206 persen dibanding Januari 2021 atau meningkat 14 persen dibanding Desember 2021.

Sementara Impor Januari 194,75 ribu dolar meningkat 13,98 persen dibanding Januari 2021 atau meningkat 63,23 persen dibanding Desember 2021.

Selain itu, dari segi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di lingkup Provinsi Sulawesi Tenggara pada bulan Januari 2022 mengalami peningkatan dibandingkan bulan Januari 2021.

"Persentase kenaikan sebesar 31,7 persen atau sebesar Rp64 Miliar. Total penyaluran pada bulan Januari 2022 adalah sebesar Rp 268 Miliar kepada 6.411 debitur,"ungkapnya.

Baca juga: 8 Arah Kebijakan Strategis OJK Sultra 2022, Normalisasi Covid-19 hingga Transformasi Ekonomi Digital

Katanya, berdasarkan data per sektor, peminjam masih didominasi sektor perdagangan dengan besaran pinjaman sebesar Rp116 miliar, meningkat sebesar 15 persen dari bulan Januari 2021.

Peningkatan terbesar berada pada sektor pertanian yaitu sebesar 57 persen dengan nilai pinjaman per Januari 2022 adalah sebesar Rp78 miliar. Pemerintah juga akan melanjutkan pemberian tambahan subsidi bunga KUR sampai dengan Juni 2022.

Sementara itu, Kanwil DJPb Sultra telah mengambil langkah strategis dalam rangka percepatan realisasi belanja dan pencapaian output.

"Langkah strategis itu melalui ND-75/WPB.28/2022 tanggal 24 Januari 2022 terkait Langkah-Langkah Strategis Pelaksanaan Anggaran Tahun Anggaran 2022,"imbuhnya.

"Kanwil DJPb Sultra secara aktif terus berkoordinasi dengan KPPN guna mendorong satker agar segera melaksanakan akselerasi belanja di triwulan I 2022, khususnya untuk belanja barang dan belanja modal,"lanjutnya.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved