Berita Sulawesi Tenggara

Mahasiswa Pendemo Jalan Rusak di Butur Jadi Tersangka Kasus Pencemaran Nama Baik Gubernur Sultra

Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara menetapkan mahasiswa pendemo jalan rusak di Buton Utara sebagai tersangka pencemaran nama baik Gubernur Sultra.

Penulis: Fadli Aksar | Editor: Sitti Nurmalasari
TribunnewsSultra.com/ Fadli Aksar
Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Sultra AKBP Jibrael Bata Awi 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) menetapkan mahasiswa pendemo jalan rusak di Buton Utara (Butur) sebagai tersangka pencemaran nama baik Gubernur Sultra.

Baada Yung Hum Marasa ditetapkan sebagai tersangka sehari setelah ditangkap di kediamannya, Lorong Wasula, Desa La Noipi, Kecamatan Bonegunu, Kabupaten Butur, Provinsi Sultra pada Selasa (18/1/2022).

Diketahui, mahasiswa Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan) Baubau ini ditangkap polisi karena memimpin demontrasi memprotes jalan rusak.

Aksi demonstrasi memprotes jalan rusak tersebut dilakukan di Pertigaan Desa Ronta, Kecamatan Bonegunu, Kabupaten Butur, pada Kamis (2/12/2021).

Dalam aksi demonstrasi tersebut, massa yang dipimpin Baada Yung Hum Marasa membuat replika kuburan dengan menempelkan foto Gubernur Sultra Ali Mazi pada nisan.

Baca juga: Mahasiswa di Butur Ditangkap Karena Demo Protes Jalan Rusak, Buat Replika Kuburan Gubernur Sultra

Sebulan setelahnya, Baada Yung Hum Marasa ditangkap Direktorat Reserse dan Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sultra pada Senin (17/1/2022) sekira pukul 22.00 Wita.

Kepala Sub Direktorat (Kasubdit) III Jatanras Ditreskrimum Polda Sultra AKBP Jibrael Bata Awi mengatakan, mahasiswa tersebut resmi menjadi tersangka.

"Tanggal 18 kemarin (18 Januari 2022)," kata AKBP Jibrael Bata Awi saat ditemui di ruang kerjanya, pada Rabu (19/1/202021) siang.

Menurut dia, penetapan tersangka dilakukan setelah pemanggilan kepada Baada Yung Hum Marasa sebanyak dua kali.

Karena tak menggubris panggilan pemeriksaan, mahasiswa tersebut akhirnya dijemput di kediamannya, Kabupaten Buton Utara.

Baca juga: Mahasiswa di Butur Ditangkap Karena Demo Protes Jalan Rusak, Buat Replika Kuburan Gubernur Sultra

"Kami memeriksa sebagai saksi, ternyata ada dua alat bukti yang sah, kami kemudian tetapkan sebagai tersangka," jelasnya.

Demo Jalan Rusak

Polda Sultra menangkap mahasiswa asal Buton Utara (Butur) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Baada Yung Hum Marasa (24).

Diketahui, mahasiswa Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan) Baubau ini ditangkap polisi karena memimpin demontrasi memprotes jalan rusak.

Halaman
123
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved