Breaking News:

Insentif Tenaga Kesehatan Sultra

DPRD Sultra Diminta Tak Tutup Mata Soal Tenaga Kesehatan yang Tak Terima Insentif Selama 7 Bulan

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sulawesi Tenggara ( DPRD Sultra) diminta tak menutup mata soal insentif kesehatan yang tak kunjung dibayar.

Penulis: Risno Mawandili | Editor: Fadli Aksar
Muhammad Ridwan Kadir/Tribunnewssultra.com
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sulawesi Tenggara ( DPRD Sultra) diminta tak menutup mata soal insentif tenaga kesehatan yang tak kunjung dibayar. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sulawesi Tenggara ( DPRD Sultra) diminta tak menutup mata soal insentif tenaga kesehatan yang tak kunjung dibayar.

Sebanyak 39 petugas di gedung isolasi Covid-19 belum menerima insentif sejak Desember 2020

Namun, Pemerintah Provinsi Sultra telah berjanji insentif akan dibayarkan pekan ini, setelah Gubernur Ali Mazi menandatangani pembayaran tersebut.

Praktisi Hukum Sulawesi Tenggara, Anselmus AR Masiku, mengatakan, DPRD Sultra tak boleh menutup mata melihat persoalan ini.

"Saya kira DPRD Sultra jangan menutup mata melihat persoalan ini," ujarnya lewat panggilan telepon, Senin (12/7/2021).

Menurutnya, tumpuan yang paling kokoh tempat bersandar 39 petugas kesehatan adalah DPRD Sultra.

Pasalnya, DPRD Sultra yang dapat mendesak Pemprov Sultra segera membayar gaji petugas Covid-19.

"DPRD yang paling punya kompeten mendesak pemerintah karena merupakan perwakilan dari masyarakat," tegasnya.

Baca juga: Insentif Tenaga Kesehatan Tak Dibayar 7 Bulan, PPNI Sultra Surati DPRD, Kini Ancam Lapor Ombudsman

Ia mengatakan, petugas Covid-19 boleh berjuang sendiri dengan cara mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri.

Namun proses gugatan akan panjang dan menyita waktu.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved