Rabu, 20 Mei 2026

Berita Kendari

Anggaran Rp10 Miliar Kembali Digelontorkan Pemkot Kendari Jamin Kesehatan Masyarakat Tahun 2026

Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari menggelontorkan anggaran Rp10 miliar untuk menjamin akses layanan kesehatan bagi masyarakat pada 2026.

Tayang:
zoom-inlihat foto Anggaran Rp10 Miliar Kembali Digelontorkan Pemkot Kendari Jamin Kesehatan Masyarakat Tahun 2026
Istimewa
KERJA SAMA PEMKOT-BPJS - Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, didampingi Wakil Wali Kota, Sudirman, dan Kepala BPJS Kesehatan, Rinaldi Wibisono, menandatangani kerja sama Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kantor Balai Kota, Senin (29/12/2025). Anggaran yang digelontorkan untuk menjamin kesehatan masyarakat senilai Rp10 milir. (Istimewa) 

TRIBUBNNEWASULTRA.COM, KENDARI - Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari kembali menggelontorkan anggaran Rp10 miliar untuk menjamin akses layanan kesehatan bagi masyarakat pada 2026.

Hal ini ditandai dengan Penandatanganan Kerja Sama Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan bersama Pemkot, berlangsung di Ruang Kerja Wali Kota, Senin (29/12/2025).

Lokasi kantor pemerintahan ini berada di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Mandonga, Kecamatan Mandonga.

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, menegaskan kepada seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di wilayah otoritasnya untuk mengutamakan keselamatan nyawa pasien di atas urusan administrasi.

Baca juga: Pedagang Terompet Musiman di Kendari Raup Omzet Capai Rp500 Ribu Sehari, Bakal Ramai 31 Desember

"Dalam memberikan pelayanan kesehatan para tenaga kesehatan harus profesional dan lebih mengedepankan keselamatan pasien tak boleh ada penolakan, urusan administrasi dan aktivasi BPJS dapat diselesaikan setelah pasien mendapatkan layanan,” ujarnya, Senin (29/12/2025).

Tahun 2024, pemerintah menganggarkan Rp8 miliar, kemudian ditingkatkan menjadi Rp10 miliar pada 2025, dan akan kembali dialokasikan sebesar Rp10 miliar pada 2026.

Di mana, perhatian khusus ini memberi dampak positif dan berdampak pada angka Universal Health Coverage (UHC) Kota Kendari yang kini menyentuh angka 99 persen pada 2025.

Sementara Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kendari, Rinaldi Wibisono, mengungkapan skema alokasi anggaran pemerintah sangat membantu masyarakat kurang mampu.

Baca juga: Hasil Akhir Seleksi 7 JPT Pratama Ditentukan Gubernur Sultra, Pelantikan Ditargetkan Januari 2026

“Jadi dengan dukungan anggaran dan perhatian dari pemerintah, masyarakat yang didaftarkan kepesertaannya bisa langsung aktif saat itu juga, tanpa perlu menunggu masa aktivasi 14 hari atau bulan berikutnya,” tutupnya. (*)

(TribunnewsSultra.com/La Ode Ahlun Wahid)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved