Sabtu, 2 Mei 2026

Universitas Sulawesi Tenggara

Sosok Dosen Unsultra Raih International Golden Awards E-Learning Material Development Competition

Dosen dan Ketua Program Studi Magister Hukum Pascasarjana Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra), Dr Hijriani sukses mengukir prestasi membanggakan.

Tayang:
zoom-inlihat foto Sosok Dosen Unsultra Raih International Golden Awards E-Learning Material Development Competition
Istimewa
Dosen dan Ketua Program Studi Magister Hukum Pascasarjana Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra), Dr Hijriani (ketiga dari kiri) sukses mengukir prestasi membanggakan. Hijriani meraih Gold Award dalam ajang bergengsi E-Learning Material Development Competition bertema Women Empowerment in Sustainable Development yang fokus pada pembelajaran Violence Against Women. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM. KENDARI - Dosen dan Ketua Program Studi Magister Hukum Pascasarjana Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra), Dr Hijriani sukses mengukir prestasi membanggakan.

Hijriani meraih Gold Award dalam ajang bergengsi E-Learning Material Development Competition bertema Women Empowerment in Sustainable Development yang fokus pada pembelajaran Violence Against Women.

Kompetisi ini terbuka untuk peserta berusia 18 tahun ke atas dari seluruh dunia, closing event dilaksanakan pada 12 November 2024 secara hybrid di Universitas Poly-Tech Malaysia.

Hijriani hadir secara langsung (luring) di Malaysia sebagai salah satu penerima award.

Sementara peraih Silver Award dari negara China dan Bronze Award dari negara Malaysia. 

Baca juga: Pakaian Adat Muna Ditampilkan Tim PPK Ormawa Unsultra di Pembukaan Anugerah Abdidaya Ormawa Bali

Event tersebut diselenggarakan oleh International Transnational Education Association (ITEA) dengan International Cultural Communication Center Malaysia (ICCCM) sebagai sekretariat utama.

Keberhasilannya pada kategori profesional, mencakup pendidik, dosen, pelatih sektor pendidikan, organisasi non-profit, dan lembaga pemerintah, mencerminkan keahlian dan dedikasi luar biasa dalam menciptakan materi e-learning inovatif yang mampu mendorong pemberdayaan perempuan. 

Ajang ini tidak hanya merayakan kreativitas dan kolaborasi lintas batas dalam pengembangan pembelajaran elektronik, tetapi juga menegaskan peran penting perempuan dalam menggerakkan pembangunan berkelanjutan.

Kompetisi ini diikuti oleh peserta dari berbagai negara, termasuk Malaysia, Indonesia, Timor Leste, Laos, Filipina, Ethiopia, Mesir, Pakistan, Gambia, Zambia, dan banyak lainnya. 

Keberagaman peserta ini menegaskan skala global dari event tersebut, sekaligus memperlihatkan komitmen bersama untuk mendorong pendidikan transnasional dan kerja sama internasional.

Baca juga: Mahasiswa Unsultra Raih Penghargaan Best Talented di Ajang Duta Pendidikan Indonesia di Singapura

Lewat acara ini, juga dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara berbagai institusi dari berbagai negara.

Seperti PLM, POLINAKTER, Unsultra, PKPK, dan Cyber Security Malaysia dengan UPTM, serta kolaborasi lebih lanjut dengan ICCCM yang menjalin kerja sama dengan UPTM, Unsultra, dan PKPK. 

Kegiatan penandatanganan ini, baik secara offline maupun online, menunjukkan jangkauan global yang luas dan semangat kolaboratif di berbagai bidang.

Dr Hijriani berharap prestasinya ini dapat menginspirasi lebih banyak perempuan untuk terlibat aktif dalam bidang pendidikan dan inovasi digital, khususnya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

"Jadi pencapaian ini menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas budaya dan negara dapat mendorong kemajuan global yang inklusif dan berkelanjutan," ujarnya lewat rilis diterima TribunnewsSultra.com, Jumat (15/11/2024).

Baca juga: Mahasiswa Teknik Sipil 4 Perguruan Tinggi di Sulawesi Tenggara Ikut Temu Wicara Regional di Unsultra

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved