Universitas Sulawesi Tenggara
Cara Menanam dan Mengolah Tomat Diajarkan Dosen UHO dan Unsultra ke Warga Binaan Lapas Kendari
Dosen Universitas Halu Oleo (UHO) dan Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) membina warga binaan Lapas Kelas II A Kendari.
Penulis: Content Writer | Editor: Sitti Nurmalasari
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/UHO-dan-Unsultra-di-Lapas-Kendari.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Dosen Universitas Halu Oleo (UHO) dan Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) membina warga binaan Lembaga Pemasyarakatan atau Lapas Kelas II A Kendari.
Kegiatan pembinaan tersebut dilakukan melalui Program Pemberdayaan Masyarakat “Pemberdayaan Warga Binaan Lapas Kelas II Kendari Berbasis Pengembangan Usaha Tanaman Tomat".
PPM yang didanai oleh Kemendikbudristek Tahun 2024 ini mendapat respons positif dari warga binaan dan pihak Lapas Kelas II Kendari.
Dosen UHO Kendari dan Ketua Tim Pelaksana, Prof Andi Bahrun mengatakan kegiatan itu bertujuan memberdayakan warga binaan Lapas Kelas II Kendari sebagai upaya memberikan semangat dan motivasi.
Selain itu, untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam bidang budidaya tanaman tomat dan pengolahan buah tomat menjadi produk yang memiliki nilai tambah dan menguntungkan.
Sehingga, bisa menjadi modal usaha untuk mengembangkannya ketika kelak bebas menjalani masa tahanan di Lapas Kendari.
Keberhasilan pembinaan ini akan memberikan nilai tambah pendapatan keluarga pada khususnya warga binaan dan masayarakat secara umum.
Baca juga: Cerita Dosen FEB dan Mahasiswa PGSD Unsultra Ikut Work Camp Internasional 2024 di Korea Selatan
"Kegiatan ini melibatkan dosen dan mahasiswa UHO dan Unsultra," ujar Prof Andi Bahrun melalui keterangan tertulis yang diterima TribunnewsSultra.com, Minggu (20/10/2024).
WBP pada kegiatan ini adalah warga binaan yang sudah menjalani masa tahanan 50 persen, khususnya yang berminat pada bidang pertanian dan bergabung pada Kelompok Tani Idaman Baruga Lapas Kendari.
Kelompok tani ini memiliki lahan sekitar Kantor Lapas Kendari dengan status pinjaman seluas sekitar 0.75 ha. Lahan ini sebagian sudah dimanfaatkan tetapi sebagian belum dimanfaatkan (lahan tidur) secara baik.
Adapun materi pemberdayaan warga binaan antara lain workshop dan bimtek optimalisasi lahan tidur, produksi pupuk organik dan aplikasinya, produksi biochar dan aplikasinya, pemanfaatan mulsa organik.
Kemudian budidaya tanaman tomat, pascapanen, pengolahan buah tomat menjadi produk tomat kering bergizi, pengemasan produk, penyimpanan, dan pemasaran.
Andi Bachrun mengatakan melaksanakan pengabdian masyarakat pada warga binaan sedikit berbeda dengan membina kelompok masyarakat atau kelompok tani biasa.
Karena warga binaan masih terikat oleh hak dan kewajiban berdasarkan aturan yang berlaku di Lapas Kendari, sehingga tim pelaksana harus menyesuaikan.
"Tim pelaksana berterima kasih atas respons positif pimpinan Lapas Kelas II A Kendari dan jajarannya," ujar Andi Bahrun.
UniversitasSulawesiTenggara
Unsultra
Universitas Sulawesi Tenggara
Lapas Kendari
Lapas Kelas II A Kendari
UHO Kendari
Universitas Halu Oleo
Herman Mulawarman
TribunNetworkBB
Kota Kendari
| Unsultra Digaet Dinas PUPR Bontang Kaltim Susun DED Pembangunan Jalan Inspeksi Sungai 2 Kelurahan |
|
|---|
| Unsultra dan Dispar Kolaborasi Expo Technopreneur Vaganza, Majukan Pariwisata di Sulawesi Tenggara |
|
|---|
| FKIP Unsultra Gelar Lokakarya Pengembangan Kurikulum untuk Penguatan Literasi Digital |
|
|---|
| Mahasiswa Unsultra Bakal Magang di Jepang, Pihak Kampus dan Japan World Busines Bahas Program |
|
|---|
| Mahasiswa Unsultra Deklarasi Damai Saat PKKMB, Rektor Andi Bahrun Sebut Bakal Kawal Pilkada 2024 |
|
|---|