Berita Kendari
Plastic Odyssey Kampanyekan Solusi Polusi Laut Lewat Teknologi Daur Ulang Sampah Plastik di Kendari
Dalam kunjungannya, Kota Kendari menjadi kota kedua dari lima kota di Indonesia yang dikunjungi oleh tim Plastic Odyssey.
Penulis: Apriliana Suriyanti | Editor: Amelda Devi Indriyani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/Kapal-Plastic-Odyssey-berlabuh-di-Pelabuhan-Nusantara-Kota-Kendari-Sulawesi-Tenggara.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Kapal Plastic Odyssey berlabuh di Pelabuhan Nusantara Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Jumat (21/06/2024).
Dalam kunjungannya, Kota Kendari menjadi kota kedua dari lima kota di Indonesia yang dikunjungi oleh tim Plastic Odyssey.
Co-founder & Executive Director of Plastic Odyssey, Alexandre mengatakan, ada 30-40 ton sampah plastik yang masuk ke laut setiap menitnya.
Menariknya, sampah tersebut tidak berasal dari orang-orang yang beraktivitas di laut seperti nelayan, namun mereka yang berada di daratan.
"Sampah-sampah yang kita buang di daratan akan dibawa oleh hujan, oleh sungai, dan akan berakhir di laut," kata Alex.
Dia menjelaskan, ekspedisi Plastic Odyssey ini bukan untuk mengumpulkan sampah plastik yang ada di laut.
Baca juga: SMPN 13 Kendari Sulawesi Tenggara Olah Sampah Plastik dan Organik Jadi Ecobrick dan Ekoenzim
Melainkan untuk merubah dan memperbaiki manajemen sampah di daratan sehingga tidak mengakibatkan polusi laut.
Menurutnya, hanya ada 1 persen sampah yang terlihat di permukaan, sementara 99 persen sampah lainnya telah berada di dasar laut.
"Apa yang menjadi tujuan dari kapal ini adalah bagaimana membuat aksi jauh sebelum sampah itu masuk ke laut," ucap dia.
Olehnya itu, dengan mendaur ulang sampah plastik menjadi barang bermanfaat dapat menghasilkan nilai ekonomi.
Selain itu, Alex menyebutkan aksi daur ulang sampah ini dapat pula membuka peluang lapangan pekerjaan baru.
Contoh produk hasil daur ulang sampah plastik dari Plastic Odyssey antara lain kursi, meja, paving block, hingga genteng atap.
Lalu, pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra, akademisi, serta aktivis lingkungan diajak ke dalam kapal Plastic Odyssey.
Di dalam kapal tersebut, Alex mendemonstrasikan bagaimana sampah plastik didaur ulang menggunakan teknologi hingga menjadi barang bermanfaat.
Waste Management Leader dari Nature Evolution Indonesia, Setiawan mengaku senang dengan kunjungan tersebut.
| Pj Gubernur Sulawesi Tenggara Ajak Warga Sultra Peduli Isu Lingkungan di Peringatan HLH Sedunia 2024 |
|
|---|
| Cara Unik Walhi Sultra Peringati Hari Bumi Sedunia, Ajak Anak Muda Peduli Isu Lingkungan Lewat Seni |
|
|---|
| Isu Lingkungan Hidup, Sosial dan Ekonomi Jadi Fokus Utama Pembahasan RPJPD Kendari 2025-2045 |
|
|---|
| SMPN 2 Kolaka Sultra Raih Penghargaan Adiwiyata Nasional, Inovasi Pencegah Banjir Bahan Daur Ulang |
|
|---|
| 8 Tim Pengusaha Start Up Indonesia Presentasi di Demo Day Tuntaskan Masalah Polusi Plastik di Laut |
|
|---|