Penyebar Video Asusila di Kendari

Polisi Gadungan Sebar Video Asusila Mantan Pacar di Kendari Sultra Gegara Kesal Nomor HP Diblokir

Seorang polisi gadungan berinisial EI menyebarkan video asusila bersama mantan pacarnya asal Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Penulis: Sugi Hartono | Editor: Sitti Nurmalasari
Istimewa
Seorang polisi gadungan berinisial EI menyebarkan video asusila bersama mantan pacarnya asal Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Ia menyebarkan video tak senonoh tersebut karena sakit hati mantan pacarnya berinisial SJ telah memblokir nomor handphonenya. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Seorang polisi gadungan berinisial EI menyebarkan video asusila bersama mantan pacarnya asal Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Ia menyebarkan video tak senonoh tersebut karena sakit hati mantan pacarnya berinisial SJ telah memblokir nomor handphonenya.

Saat ini, EI sudah ditangkap Tim Satuan Reserse Kriminial Kepolisian Resor Kota atau Polresta Kendari di tempat persembunyiannya di Pekanbaru, Provinsi Riau.

Kasatreskrim Polresta Kendari, AKP Fitrayadi mengatakan peristiwa tersebut bermula ketika SJ berkenalan dengan EI.

Ketika berkenalan dengan SJ, EI mengaku seorang anggota polisi berpangkat perwira. Keduanya kemudian menjalin hubungan.

Baca juga: Terungkap Video Viral Tak Senonoh di Kendari, Penyebar Sosok Perwira Polisi Gadungan Asal Pekanbaru

Setelah komunikasi terjalin baik, EI kemudian mengaku akan menikahinya. Ia juga meminta foto syur milik SJ.

Sekitar bulan Juli 2020. EI datang ke Kota Kendari menemui SJ. Dalam kedatangannya, ia segera mengurus sidang pernikahan dinas mereka.

"Kemudian tersangka melakukan hubungan badan layaknya suami istri disalah satu hotel," jelas AKP Fitrayadi saat dikonfirmasi TribunnewsSultra.com, Kamis (5/10/2023).

"Saat melakukan hubungan badan, tersangka tanpa sepengetahuan SJ merekam (telah dipersiapkan sebelumnya), tetapi beberapa waktu kemudian tersangka menyebarkan video tersebut ke media sosial," lanjutnya.

Berdasarkan interogasi polisi, EI mengaku menyebarkan video asusila tersebut karena kesal nomor handphonenya diblokir oleh SJ.

Baca juga: Pria Asal Pekanbaru Ngaku Perwira Polisi, Perdaya Wanita di Kendari Hingga Berhubungan dan Direkam

"Motif tersangka sakit hati kepada SJ karena nomor ponsel tersangka diblokir oleh SJ," tutup AKP Fitrayadi. (*)

(TribunnewsSultra.com/Sugi Hartono)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved