Lapas Kendari
Dalam Kemaluan hingga Popok Bayi, Rentetan Modus ‘Nyeleneh’ Penyelundupan Digagalkan Lapas Kendari
Rentetan modus ‘nyeleneh’ penyelundupan narkoba jenis sabu digagalkan petugas Lembaga Pemasyarakatan atau Lapas Kendari, Sulawesi Tenggara.
Penulis: Muhammad Israjab | Editor: Aqsa
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Rentetan modus ‘nyeleneh’ penyelundupan narkoba jenis sabu digagalkan petugas Lembaga Pemasyarakatan atau Lapas Kendari, Sulawesi Tenggara.
Penyelundupan tersebut dilakukan dengan menyimpan narkotika dalam kemaluan wanita, popok bayi, hingga kotak makanan.
Berbagai kasus penyelundupan narkoba jenis sabu dengan berbagai modus ‘nyeleneh’ itupun berhasil digagalkan petugas Lapas Kelas IIA Kendari, Provinsi Sultra, dalam dua pekan terakhir ini.
Dalam dugaan kasus-kasus yang sudah terungkap tersebut bahkan ada fakta miris di balik upaya menyelundupkan narkotika tersebut.
Salah satunya seorang wanita yang membawa anak bayi diduga berupaya menyelundupkan narkoba untuk sang suami di dalam lapas.
Terbaru dugaan kasus penyelundupan digagalkan Lapas Kendari, Sulawesi Tenggara, melibatkan tahanan pendamping alias tamping.
Tamping narapidana korupsi tersebut menerima kotak makanan kiriman istri seorang napi lainnya yang ternyata berisi sabu.
Baca juga: Wanita Simpan Sabu Dalam Kemaluan Saat Selundupkan Narkoba ke Lapas Kendari Sulawesi Tenggara
Kasus penyelundupan ‘nyeleneh’ lainnya yang digagalkan Lapas Kendari, Provinsi Sultra, lainnya juga melibatkan seorang wanita.
Wanita itu berupaya menyimpan narkotika yang diselundupkan untuk seorang narapidana di dalam kemaluan.
Simak selengkapnya rentetan kasus penyelundupan narkoba jenis sabu yang digagalkan pihak Lapas Kendari, Sulawesi Tenggara, dengan modus ‘nyeleneh’ tersebut:
1. Kiriman Makanan dari Istri
Lapas Kelas IIA Kendari, Sulawesi Tenggara, kembali menggagalkan penyelundupan narkoba jenis sabu seberat 28,52 gram.
Sabu yang hendak diselundupkan ditemukan petugas lapas pada Senin (7/8/2023) sekitar pukul 16.30 wita.
Diduga penyelundupan barang haram tersebut dilakukan melalui tamping atau tahanan pendamping Lapas Kendari, Provinsi Sultra.
Tamping tersebut menerima paket makanan yang dikirim seorang istri narapidana yang ternyata berisi narkotika.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.