Berita Kendari

Angka Inflasi Triwulan Pertama 2023 di Kendari Menurun Karena Harga Sayuran dan Tiket Pesawat Turun

Angka inflasi Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) di tiga pekan pertama di Januari 2023 mengalami penurunan, hal ini disebabkan beberapa faktor. 

Tribunnewssultra.com/Amelda Devi Indriyani
PJ Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu saat coffe morning bersama Dinas Ketahanan Pangan, Perbankan, hingga pihak distributor di Balai Kota Kendari, Kamis (26/1/2022). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Angka inflasi Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) di tiga pekan pertama di Januari 2023 mengalami penurunan, hal ini disebabkan beberapa faktor. 

Salah satunya, harga komoditas pangan seperti sayuran yang mengalami penurunan. 

Lalu, dari sektor penerbangan dalam hal ini harga tiket pesawat juga mengalami penurunan harga.

Berdasarkan data perbulannya atau Month to Month (MtM), angka inflasi tersebut mengalami penurunan sebesar 0,4 persen, dari sebelumnya 0,52 persen per bulannya.

Sementara itu pada tahun 2022 berdasarkan data inflasi tahun ke tahun atau Year to Year (YoY), Kota Kendari berada di peringkat ke tujuh berdasarkan data nasional dengan angka sebesar 7,11 persen (YoY).

Baca juga: Hadapi Inflasi 2023 Dinas Perdagangan dan UMKM Kota Kendari Siapkan Strategi Khusus

Penjabat Wali Kota Kendari Asmawa Tosepu mengatakan ada beberapa sektor yang mempengaruhi angka inflasi tersebut.

Menurunnya angka inflasi di awal tahun ini, kata dia, disebabkan sektor pangan di mana beberapa komoditas pangan mengalami deflasi atau penurunan harga.

Diantaranya seperti ikan, dan beberapa jenis sayur-sayuran. 

Hal itu terjadi, akibat stok komoditi yang melimpah.

PJ Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu saat coffe morning bersama Dinas Ketahanan Pangan, Perbankan, hingga pihak distributor di Balai Kota Kendari, Kamis (26/1/2022).
PJ Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu saat coffe morning bersama Dinas Ketahanan Pangan, Perbankan, hingga pihak distributor di Balai Kota Kendari, Kamis (26/1/2022). (Tribunnewssultra.com/Amelda Devi Indriyani)

“Pertama ikan lajang, ikan lajang ini kemarin stoknya lumayan banyak. Ikan teri, cabe rawit, cabe merah, bayam, ikan cakalang, daun kelor, daun kelor ini kita surplus di Kota Kendari. Alhamdulillah ini yang berkontribusi untuk deflasi,” kata Asmawa seusai coffe morning bersama Dinas Ketahanan Pangan, perbankan, hingga pihak distributor, di Balai Kota Kendari, Kamis (26/1/2022).

Namun, di tahun 2023 ini komoditi cabe rawit, cabe merah bawang merah, tahu, bawang putih, daging ayam ras, emas, perhiasan masuk dalam penyumbang inflasi.

Selain, komoditi pangan tersebut deflasi di tahun 2023 justru terjadi pada sektor angkutan udara yang mengalami penurunan harga.

Padahal, di tahun 2022 lalu, angkutan udara menjadi salah satu penyumbang inflasi terbesar, dan hal ini penjualan tiket pesawat.

Selain itu terdapat Bahan Bakar Minyak atau BBM termasuk angkutan dalam kota, rokok filter, dan bahan pangan seperti beras yang memiliki kontribusi terhadap inflasi terbesar setelah angkutan udara.

Baca juga: Mahalnya Harga Tiket Transportasi Udara Picu Inflasi di Kendari Sulawesi Tenggara

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved