Berita Sulawesi Tenggara

Dana Rp1,5 M Digelontorkan Dinsos Sultra Perbaiki Rumah Tak Layak Huni Warga Koltim, Konkep, Konsel

Masyarakat tiga daerah di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) bakal mendapat program bantuan perbaikan rumah tidak layak huni atau Rutilahu 2023.

Penulis: Laode Ari | Editor: Sitti Nurmalasari
Istimewa
Kepala Dinas Sosial Sulawesi Tenggara (Dinsos Sultra), Martin Effendi Patulak. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Masyarakat tiga daerah di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) bakal mendapat program bantuan perbaikan rumah tidak layak huni atau Rutilahu 2023.

Bantuan Rutilahu 2023 akan diturunkan Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Tenggara (Dinsos Sultra).

Ketiga daerah tersebut yakni Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Konawe Kepulauan (Konkep), dan Konawe Selatan (Konsel).

Kepala Dinas Sosial atau Dinsos Sultra, Martin Effendi Patulak mengatakan program Rutilahu baru akan diberikan 2023 untuk tiga daerah tersebut.

Anggaran yang digelontorkan untuk bantuan perbaikan rumah tidak layak huni di tiga kabupaten tersebut mencapai Rp1,5 miliar.

Baca juga: Pengerjaan Bantuan 26 Rumah Korban Kebakaran di TPA Puuwatu Rampung Maret 2023, Dana Hibah Rp4,5 M

"Jadi kita tangani per kawasan karena rata-rata di kabupaten minta dua sampai tiga kawasan," ucapnya saat dikonfirmasi, Rabu (25/1/2023).

Effendi menerangkan program bantuan ini dicanangkan sendiri Pemrov Sultra, karena selama ini bantuan Rutilahu diberikan dari pusat.

Sehingga, meskipun baru tiga kabupaten, tetapi program tersebut diklaim lebih baik dibanding tahun sebelumnya.

"Rutilahu lebih condong memberdayakan masyarakat setempat, karena masyarakat yang akan membangun sendiri rumahnya. Jadi kita lebih ke sosialnya, PU lebih ke teknisnya," jelas Effendi.

Ia menuturkan program bantuan Rutilahu akan diberikan untuk 150 masyarakat yang mendapat program Keluarga Penerima Manfaat (KPM) masing-masing kabupaten.

Baca juga: 1.046 Rumah Tangga di Sultra Dapat Sambung Listrik Gratis PLN, Kolut Penerima Manfaat Terbanyak

Di mana, kata Martin Effendi Patulak, setiap Kepala Keluarga (KK) penerima KPM akan diberikan anggaran sebesar Rp15 juta.

Effendi menambahkan untuk indikator pemberian bantuan Rutilahu sendiri yakni masyarakat kurang mampu dengan kondisi rumah tidak layak huni.

"Jadi Rp15 juta bisa menangani atap, dinding dan lantai, dan ini ditransfer ke rekening masing-masing penerima," ujarnya.

"Ini akan diawasi langsung pendamping Dinsos Provinsi Sultra dan kita kerja sama dengan Dinas Sosial Kabupaten Koltim, Konkep, dan Konsel," jelasnya menambahkan. (*)

(TribunnewsSultra.com/La Ode Ari)

Ikuti kami di

AA
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved