Opini

OPINI: September Berdarah Momentum Memperkuat Basis Social Society

Pasang naik dan pasang surut pergerakan mahasiswa sudah menjadi masalah yang akut dalam setiap lintasan sejarah.

Istimewa
Kader GMNI Kendari, Rasmin Jaya. 

Ini isu yang harus kita sikapi bersama karena hanya memperkaya kelompok dan segelintir orang dalam hal memanfaatkan potensi sumber daya yang ada.

Ini semua terjadi karena penguasaan sumber daya material terjadi ketimpangan politik yang ekstrem sehingga terjadi kekacauan dalam sistem maupun dalam struktur pemerintahan dan itulah yang menjadi tol yang mempercepat arus laju cengkraman oligarki di negeri kita ini.

Semua mungkin akan terheran-heran dengan kebijakan pemerintah yang selalu kontradiksi dengan kebutuhan dan keinginan masyarakat karena dipengaruhi banyaknya titipan proyek nasional dan kebijakan yang hanya berpihak kepada segelintir orang.

Baca juga: OPINI: Potret Buram Penegakan Hukum di Indonesia Berujung Pada Public Distrust

Karena sedari awal pada saat menjelang momentum politik dan pemilihan umum para politisi atau kandidat calon kadang dibiayai oleh investor yang akan berkompetensi sehingga pada saat para kandidat tersebut menang mereka bisa leluasa menitipkan berbagai kepentingan atau dalam hal ini "Politik Balas Budi".

Namun sekarang bisa lebih dari itu para oligarki bisa bermain dalam lini kekuasaan untuk mengontrol sistem pemerintahan dengan tujuan mempertahankan dominasi status quo dan kekayaanya sehingga sumber daya ekonomi dan investasi hanya berputar dalam kelompok kepentingan mereka.

Hegemoni tersebut perlu ada upaya yang serius untuk menetralisir konspirasi yang dibangun oleh para elit politik maupun oligarki tersebut.

Buruknya lagi hari ini Indonesia seakan tergantung pada investor luar negeri dan terkungkung pada utang dengan skala besar.

Pemulihan ekonomi nasional tak secara serius dilakukan untuk menjaga stabilitas iklim ekonomi agar berjalan sebagaimana mestinya maka dengan hal tersebut situasi genting ini perlu segera direspons.

Baca juga: Opini: Pemindahan Ibu Kota Negara NUSANTARA Melambangkan Cita-Cita Negara Indonesia

Sistem politik yang sudah berantakan dan kacau balau perlu segera diluruskan. Amanat UUD 1945, Trisakti dan Pancasila harus bisa menjadi cambuk untuk tercapainya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Untuk merespons isu itu mahasiswa dan civil society mesti bergerak melakukan konsolidasi gerakan.

Generasi muda harus menjadi ikon dan garda terdepan dalam perubahan iklim politik, ekonomi dan sosial yang ada dalam bangsa ini.

Negara membutuhkan uluran tangan kita dalam memberikan tranformasi ide dan gagasan untuk pemulihan kondisi yang kritis ini.

Peran mahasiswa dan masyarakat tak bisa kita abaikan di tengah situasi krisis kepercayaan dan moralitas terhadap pemimpin kita hari ini.

Baca juga: OPINI: Turunnya Mahasiswa Bukan Lagi Kemarahan Rakyat Tapi Kemuakan Terhadap Pemerintah Saat Ini

Sudah saatnya kita beranjak dari kondisi yang nyaman ini, rasanya kita sudah banyak terlena dengan gaya politik dan sirkulasi yang dimainkan oleh para politisi yang hanya sibuk mencari popularitas dan elektabilitas semata tanpa memikirkan nasib rakyatnya, sibuk membangun koalisi dan citra partai itu sendiri.

Halaman
123
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved