Surya Darmadi Bakal Diperiksa, Kejagung Sudah Periksa 2 Saksi Terkait Kasus Korupsi Rp 78 Triliun

Kejaksaan Agung (Kejagung) sudah memeriksa dua saksi terkait kasus korupsi senilai Rp 78 triliun ini.

Editor: Ifa Nabila
YouTube Kompas.com
Tersangka korupsi Surya Darmadi dan Pengacaranya, Juniver Girsang saat di Kantor Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan pada Senin (15/8/2022) guna diperiksa terkait kasus suap yang merugikan negara hingga Rp 78 triliun. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Koruptor Surya Darmadi kini masih ditahan.

Rencananya, Surya Darmadi akan diperiksa pada Kamis (18/8/2022)

Sebelumnya, Kejaksaan Agung (Kejagung) sudah memeriksa dua saksi terkait kasus korupsi senilai Rp 78 triliun ini.

Baca juga: 3 Tahun Jadi Buron KPK, Surya Darmadi Mau Pulang ke Indonesia gegara Disuruh Pengacaranya?

Dalam perjalanannya, Kejagung menyelidiki dugaan perintangan penyidikan kasus korupsi lahan kelapa sawit milik PT Duta Palma Group di Kabupaten Indragiri Hulu.

Dalam dugaan perintangan ini, Kejagung telah memeriksa 2 saksi.

Baca juga: Praperadilan Mardani Maming Ditolak karena DPO KPK, Pengacara Keberatan: Diajukan saat Belum DPO

"Saksi yang diperiksa yaitu AD selaku Direktur PT Wanamitra Permai, diperiksa mengenai penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi, yaitu setiap orang yang dengan sengaja menghalangi atau merintangi secara langsung atau tidak langsung terkait penyidikan perkara korupsi dalam kegiatan usaha perkebunan kelapa sawit yang dilakukan oleh PT Duta Palma Group di Kabupaten Indragiri Hulu," kata Kapuspenkum Kejagung, Ketut Sumedana, dalam keterangannya, Kamis (18/8/2022).

Saksi dugaan perintangan itu diperiksa pada Selasa (16/8/2022) kemarin.

Baca juga: KPK Beberkan Modus Operandi Rusdianto Emba dkk Dalam Dugaan Korupsi Dana PEN Kolaka Timur

Dalam hal ini, penyidik juga memeriksa saksi lainnya terkait dugaan perintangan penyidikan kasus korupsi PT Duta Palma, yaitu TTG selaku Direktur PT Palma Satu, PT Panca Agro Lestari, dan PT Seberida Subur.

Tak hanya itu, penyidik memeriksa saksi berinisial HH selaku Marketing Supervisor PT Wanamitra Permai.

Pemeriksaan terhadap HH dilakukan terkait penyidikan materi pokok perkara, yaitu kasus korupsi lahan sawit PT Duta Palma Group di Kabupaten Indragiri Hulu.

Setibanya di Indonesia pada Senin (15/8/2022) kemarin, Surya Darmadi langsung diperiksa dan dilakukan penahanan selama 20 hari.

Saat ini, buronan KPK dan Kejagung itu masih menjalani pemeriksaan di Gedung Pidana Khusus Kejagung.

Jaksa Agung ST Burhanuddin mengatakan, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus yang menjerat Surya. Surya Darmadi diketahui menjadi buron KPK sejak 2019 lalu.

"Kita kerja sama dengan KPK karena ada perkara juga yang ditangani oleh KPK," ujar Burhanuddin dalam konferensi pers, Senin (15/8/2022).

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved