Belum Muncul ke Publik sejak Penembakan Brigadir J, Apa Kabar Bharada E?
LPSK yang terus bertemu dengan Bharada E dan keluarga Irjen Pol Ferdy Sambo mengungkap kondisi terkini mereka setelah penembakan Brigadir J.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Wahid Nurdin
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/LPSK-ungkap-kondisi-terkini-Bharada-E.jpg)
"Kemudian di hari Kamis ada permohonan langsung secara tertulis dari Bharada E maupun dari Ibu P yang diwakili oleh kuasa hukumnya," ungkap Edwin.
Baca juga: Komnas HAM Sebut Ada Masalah Internal dalam Penanganan Kasus Penembakan Brigadir J
Lebih lanjut Edwin mengatakan bahwa ia kembali menemui Bharada E dan Putri pada Sabtu (16/7/2022).
Menurut Edwin pihaknya hendak mengumpulkan keterangan dari Bharada E dan Putri untuk menentukan apakah keduanya perlu mendapatkan perlindungan LPSK.
"Di hari Sabtu kami sudah bertemu lagi dengan Bharada E juga dengan Ibu P, kami wawancara Bharada E kembali dan kami juga mencoba mendapatkan keterangan dari Ibu P hanya saja situasinya masih terguncang sehingga kami masih belum bisa mendapatkan keterangan," beber Edwin.
Namun, kata Edwin, dikarenakan kondisi Putri masih terguncang, LPSK belum dapat mengumpulkan keterangan dari istri Irjen Pol Ferdy Sambo tersebut.
Baca juga: Imbas Baku Tembak Brigadir J, Kapolri Nonaktifkan Irjen Pol Ferdy Sambo
Oleh karena itu, LPSK masih dalam tahap penelaahan atas permohonan perlindungan yang diajukan.
Di sisi lain, LPSK juga masih harus mengumpulkan keterangan dari Polda Metro Jaya dan Tim Gabungan Khusus yang dikerahkan untuk mengusut kasus penembakan Brigadir J ini.
"Jadi kami masih dalam proses penelaahan atas permohonan yang sudah diajukan," terang Edwin.
Ditanya mengenai kondisi terkini Bharada E setelah kejadian penembakan, Edwin menyebut bahwa ajudan Irjen Pol Ferdy itu dalam keadaan sehat.
Baca juga: Temukan Kejanggalan, Keluarga Brigadir J Laporkan Kasus Dugaan Pembunuhan Berencana
"Secara kasat mata menurut saya sih tidak ada yang aneh, artinya Bharada E sehat, tidak terlihat ada luka dia juga bisa menyampaikan keterangan secara baik," jelas Edwin.
"Secara psikologis kalau dalam pertemuan saya rasa enggak ada yang mengkhawatirkan tapi kan kami bukan ahlinya ya. Tentu kita biasanya serahkan kepada ahlinya, psikolog," imbuhnya.
(TribunnewsSultra.com/Nina Yuniar)