Wakatobi Tanpa Pesawat

Penerbangan ke Wakatobi Dihentikan, Warga Sebut Tak Berpengaruh Lebih Suka Naik Kapal Laut

Penghentian penerbangan Wings Air di Bandara Matahora, Wanci Kabupaten Wakatobi, Sultra tak berdampak bagi mobilitas.

Penulis: Husni Husein | Editor: Muhammad Israjab
Handover
Potret suasan Bandara Matahora di Kabupaten Wakatobi, saat ini pihak Wings Air menghentikan sementara penerbangan Wakatobi-Kendari-Wakatobi 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Warga lokal sebut penghentian penerbangan Wings Air di Bandara Matahora, Wanci Kabupaten Wakatobi, Sultra tak berdampak bagi mobilitas.

Misalnya saja Arjuna (33), warga Kecamatan Tomia, Kabupaten Wakatobi, Sultra ini mengaku penghentian satu-satunya maskapai ke bandara di Wakatobi itu tak terlalu berdampak.

Pasalnya kata dia, selama ini dirinya dan banyak warga lokal lainnya lebih memilih jalur laut ketimbang naik pesawat dari Kota Kendari ke Wakatobi.

Baca juga: Penerbangan Rute Wakatobi–Kendari Dihentikan, Wings Air: Hanya Bisa Diakses dari Baubau dan Makassar

"Tidak berdampak. Karena selama ini sering naik kapal laut begitupun juga masyarakat lokal bila dari Kendari ke Wakatobi," katanya pada Rabu (6/7/2022).

Meski demikian, dirinya mengungkapkan tentu penghentian maskapai rute ini bakal mempengaruhi sektor lainnya.

Senada, Nur Aisah (23), mahasiswi UHO Kendari asal Kecamatan Wangi-wangi ini berujar kabar penghentian penerbangan Wings Air itu tidak begitu berdampak baginya.

"Kalau mobilitas memang selama ini sama teman-teman sering menggunakan kapal laut karena jauh lebih murah," ungkapnya.

Namun meski begitu, Ia menyebutkan mobilitas bagi pelancong wisatawan pun bakal mengalami penurunan.

"Wakatobi kan top 10 destinasi prioritas di Indonesia. Maka tentu kabar ini juga akan mempengaruhi kunjungan wisatawan," tuturnya.

Baca juga: Kata Menhub Budi Karya Sumadi Soal Wings Air Hentikan Rute Penerbangan Wakatobi Sulawesi Tenggara

Untuk itu, agar tak berlarut lama, Ia berharap pemerintah tanggap menangani permasalahan tersebut terlebih ditengah pemulihan ekonomi pariwisata.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved