Kisah Viral Wanita Nikahi Wanita, si Pria Dokter Palsu Tagih Uang Pengobatan Mertua Rp 300 Juta

Pria palsu pelaku wanita nikahi wanita di Jambi, pura-pura jadi dokter gadungan dan tagih biaya pengobatan ayah korban yang stroke hingga Rp 300 juta.

Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ifa Nabila
Twitter @FashionkuStyle
Viral kisah wanita nikahi wanita di Jambi, pelaku wanita tulen Erayani mengaku sebagai pria, Rafif (28) berprofesi sebagai dokter sekaligus pengusaha batu bara. Pelaku tagih biaya pengobatan ayah korban yang stroke hingga Rp 300 juta. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Warganet dihebohkan oleh pengakuan seorang yang diduga korban dari peristiwa pernikahan sesama jenis, wanita nikahi wanita di Jambi.

Pada Rabu (15/6/2022) lalu, terdapat sebuah utas yang dibagikan pemilik akun Twitter @FashionkuStyle.

Hingga kini, kisah viral di media sosial Twitter tentang wanita nikahi wanita di Jambi itu telah dibagikan kembali sebayak 26,6 ribu kali.

Pemilik akun Twitter tersebut mengaku sebagai korban dari Ahnaf Arrafif (28) pria jadi-jadian yang sebenarnya wanita tulen bernama Erayani.

"Jujur di sini saya sangat menderita karena disini saya adalah korban dari tindak pencucian otak, penipuan, pelecehan seksual, pencemaran nama baik terhadap saya dan orangtua saya serta korban malpraktik (pelaku mengaku sebagai dokter)." ujar pemilik akun @FashionkuStyle seperti dilansir TribunnewsSultra.com, Jumat (17/6/2022).

Baca juga: Viral Kisah Wanita Nikahi Wanita di Jambi, Pelaku Melamar Korban tapi Tak Bawa Identitas

Pelaku Erayani dan orang yang diduga korban tersebut pertama kali berkenalan melalui apliaksi kencan pada 31 Mei 2021 lalu.

Saat berkenalan, Erayani mengaku sebagai seorang pria mualaf bernama Petrus Gilbert Arrafif dan berprofesi sebagai dokter sekaligus pengusaha batu bara.

Pemilik akun @FashionkuStyle yang mengaku sebagai korban itu mengatakan bahwa Erayani telah mencuci otaknya dan melakukan malpraktik kepada ayahnya yang sakit stroke.

Bahkan Erayani disebut juga menimbulkan kerugian hingga mencapai Rp 300 juta.

Padahal diketahui bahwa Erayani bukanlah seorang dokter sungguhan, pelaku hanyalah lulusan SMA dari Lahat, Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel).

Baca juga: Mandi Tetap Pakai Baju, Kedok Pria Jadi-jadian yang Ternyata Wanita Nikahi Wanita Terbongkar

"Selama ini Saya dicuci otak sehingga tidak sadar bahwa ternyata saya ditipu.

Pelaku selalu meminta uang dengan alasan untuk pengobatan ayah saya.

Meminta uang dengan ibu saya juga.

Hingga kerugian mencapai Rp 300 juta lebih.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved