Breaking News:

Viral Kisah Wanita Nikahi Wanita di Jambi, Pelaku Melamar Korban tapi Tak Bawa Identitas

Viral kisah utas Twitter yang diunggah oleh seseroang diduga korban dari perisitiwa wanita nikahi wanita di Jambi, pelaku Erayani mengaku dokter.

Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ifa Nabila
Twitter @FashionkuStyle
Viral kisah utas Twitter yang diunggah oleh seseroang diduga korban dari perisitiwa wanita nikahi wanita di Jambi, pelaku wanita tulen Erayani mengaku sebagai pria, Rafif (28) berprofesi sebagai dokter sekaligus pengusaha batu bara. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Viral kisah di media sosial Twitter yang diduga diunggah oleh korban dari peristiwa pernikahan sesama jenis, wanita nikahi wanita di Jambi.

Kisah viral tersebut ditulis dalam sebuah utas oleh pemilik akun Twitter @FashionkuStyle pada Rabu (15/6/2022).

Hingga kini, kisah viral tentang wanita nikahi wanita di Jambi itu telah di-retweet sebayak 21,4 ribu kali.

Pemilik akun Twitter tersebut mengaku sebagai korban dari Ahnaf Arrafif (28) pria jadi-jadian yang sebenarnya wanita tulen bernama Erayani.

"Jujur di sini saya sangat menderita karena disini saya adalah korban dari tindak pencucian otak, penipuan, pelecehan seksual, pencemaran nama baik terhadap saya dan orangtua saya serta korban malpraktik (pelaku mengaku sebagai dokter)." ujar pemilik akun @FashionkuStyle seperti dilansir TribunnewsSultra.com, Jumat (17/6/2022).

Baca juga: Mandi Tetap Pakai Baju, Kedok Pria Jadi-jadian yang Ternyata Wanita Nikahi Wanita Terbongkar

Pelaku Erayani dan orang yang diduga korban tersebut pertama kali berkenalan melalui apliaksi kencan pada 31 Mei 2021 lalu.

Saat berkenalan, Erayani mengaku sebagai seorang pria mualaf bernama Petrus Gilbert Arrafif dan berprofesi sebagai dokter sekaligus pengusaha batu bara.

"Kejadian ini bermula pada tanggal 31 Mei 2021 saya yang membuka aplikasi tantan (saran dari teman) berkenalan dengan seseorang yg mengaku bernama Petrus Gilbert Arrafif seorang mualaf yang hendak mencari pasangan hidup (istri) dari sini ia mulai chat saya dan mengajak berkenalan." terang pemilik akun @FashionkuStyle.

Kemudian Erayani pun mendatangi rumah diduga korban untuk melamar namun tidak membawa kartu identitas.

"Setelah berkenalan selama 2 minggu. Ia datang kerumah saya dijambi. Berniat utk melamar sya. Notes tidak membawa identitas," sebutnya.

Baca juga: Kronologi Wanita Nikahi Wanita di Jambi, Ngaku Dokter dan Pengusaha Batu Bara di Aplikasi Kencan

Orang yang mengaku korban itu juga menjelaskan bahwa Erayani lantas mengubah namanya menjadi Ahnaf Arrafif untuk menghilangkan nama baptisnya sebelum menikah.

"Dengan alasan hendak berganti nama menjadi Ahnaf Arrafif agar menghilangkan nama baptisnya sebelum menikahi saya." kata pemilik akun @FashionkuStyle.

"Setelah berkenalan dengan keluarga saya pun ia mengaku sebagai dokter dan pengusaha batu bara. Saya dan ibu saya dikenalkan dengan orangtua angkatnya yang bernama Syafni via video call." imbuhnya.

Hingga akhirnya, keduanya menikah secara siri pada 18 Juli 2021 malam karena belum adanya surat identitas dari pelaku.

Halaman
1234

Ikuti kami di

AA
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved