Berita Kendari

Wali Kota Kendari Resmikan Gedung Baru Puskesmas Puuwatu Telan Anggaran Lebih Rp4 Miliar

Sulkarnain Kadir meresmikan Gedung Baru UPTD Puskesmas Puuwatu dan UPTD Instalasi Farmasi Kota Kendari, Jumat (1/4/2022). 

(Amelda Devi Indriyani/TribunnewsSultra.com)
Peresmian gedung baru Puskesmas Puuwatu dan gedung instalasi, oleh Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir, Jumat (1/4/2022) 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir meresmikan gedung baru UPTD Puskesmas Puuwatu dan UPTD Instalasi Farmasi Kota Kendari, Jumat (1/4/2022). 

Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir mengatakan hadirnya gedung baru ini sebagai upaya untuk melengkapi dan memaksimalkan pelayanan di bidang kesehatan khususnya ditingkat puskesmas kepada masyarakat 

"Mudah-mudahan bisa segera difungsikan dengan baik," kata Sulkarnain Kadir

Ia menyampaikan, di tahun 2022 ini sudah ada 15 puskesmas yang dibenahi dengan fasilitas gedung baru sehingga pelayanan sudah naik standar. 

Baca juga: Bupati Konawe Resmikan Gedung Puskesmas Amonggedo, Kery Saiful Konggoasa Minta Tingkatkan Pelayanan

"Alhamdulillah 2 tahun lalu kita sudah hadirkan puskesmas paripurna, mudah-mudahan puskesmas lain bisa menyusul Puskesmas Poasia yang sudah terakreditasi paripurna," kata Sulkarnain. 

Lanjutnya, di tahun ini sekiranya ada 8 puskesmas yang akan dinaikkan akreditasinya sampai di level paripurna.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari drg Rahminingrum mengatakan peresmian gedung baru ini diperuntukan agar mempermudah masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan. 

Ia menyebut, anggaran rehabilitasi gedung Puskesmas Puuwatu sebesar Rp2.119.579.000. Sedangkan Instalasi farmasi menggunakan anggaran sebesar Rp2.468.755.000.

"3 tahun terakhir, semua fasilitas kesehatan betul-betul kami desain dengan struktur 2 lantai, tanpa memusnahkan gedung yang sudah ada," ujarnya. 

drg Rahminingrum menjelaskan penggunaan Puskesmas Puuwatu yang terdiri dari 2 lantai, di mana lantai bawah digunakan untuk instalasi gawat darurat (igd) dan pelayanan rawat jalan.

Baca juga: Sulkarnain Kadir Sebut Penataan Kawasan Kumuh Puday-Lapulu Kendari Kini Capai 50 Persen

Sementara lantai 2 digunakan untuk aula dan ke depannya akan digunakan untuk pelayanan pasien sehat. 

Sedangkan Instalasi farmasi lantai bawah digunakan untuk penyimpanan obat dan logistik lainnya, serta di lantai 2 untuk perkantoran. 

Namun penggunaan gedung Instalasi farmasi tersebut belum secara maksimal, karena belum memiliki sarana palet dan belum ber tralis untuk penyimpanan obat. 

drg Rahminingrum juga berpesan kepada petugas pelayanan kesehatan agar melayani pasien lansia dengan santun lebih mudah.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved