Wapres Ma'ruf Amin Sebut Vaksin Booster atau Vaksin Ketiga Bisa Jadi Syarat Mudik Lebaran

Vaksin booster atau vaksin ketiga rencananya bakal menjadi syarat untuk bisa mudik pada Hari Raya Idul Fitri mendatang.

Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
Istimewa
Vaksinasi di Posko Dinas Kesehatan Kota Kendari, Sulawesi Tenggara 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Vaksin booster atau vaksin ketiga rencananya bakal menjadi syarat untuk bisa mudik pada Hari Raya Idul Fitri mendatang.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

Diberitakan TribunnewsSultra.com dari Kompas.com, Ma'ruf menyebut, hal ini untuk mempermudah agar tidak ada lagi swab PCR atau swab antigen sebagai syarat perjalanan.

Baca juga: Dinkes Kendari Catat 10.280 Dosis Vaksin AstraZeneca Kadaluarsa, Masih Tersedia Sinovac dan Pfizer

Diketahui, syarat swab pun sudah tidak berlaku untuk perjalanan.

Maka dari itu, diharapkan dengan syarat vaksin booster maka akan bisa mudik lebih aman.

"Nanti booster itu kita ingin jadikan syarat kalau nanti orang mau mudik."

"Selain vaksinasi sudah lengkap dua kali, harus juga sudah di-booster sehingga demikian tidak perlu ada lagi semacam di-PCR atau di-antigen," ungkap Ma'ruf, Selasa (22/3/2022).

Baca juga: Harga Minyak Goreng Diprediksi Turun Minggu Depan, Kata Mendag Lutfi: Sesuai Kompetisi Produsen

Ma'ruf menyebut, ketentuan itu diberlakukan jika tidak ada lonjakan kasus Covid-19 menjelang hari raya mendatang.

Sang wapres pun mengingatkan masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan di mana pun.

"Memang masih harus tetap menaati protokol kesehatan seperti menggunakan masker terutama, kemudian juga mencuci tangan dan juga vaksinasi," kata Ma'ruf.

Pada tahun 2020 dan 2021, pemerintah melarang pelaksanaan mudik Lebaran karena kondisi pandemi Covid-19.

Baca juga: Heran Minyak Goreng Tiba-tiba Melimpah saat Harga Melambung, Mendag Lutfi: Saya Juga Bingung

Namun, situasi Lebaran 2022 bisa jadi berbeda jika target vaksinasi dua dosis sebanyak 70 persen tercapai.

Hal ini diungkapkan oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

"Mudah-mudahan kali ini kalau hasilnya baik, Pak Menko (Menteri Koordinator) mengizinkan, Lebaran kali ini bisa kita hadapi dengan berbeda, dibandingkan Lebaran sebelumnya, dengan kondisi bahwa harus dilakukan percepatan vaksinasi dosis kedua," kata Budi, pada 27 Februari 2022.

Baca juga: Sudah Kantongi Identitasnya, Mendag akan Umumkan Calon Tersangka Mafia Minyak Goreng Hari Senin

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved