Berita Wakatobi

Haliana Sebut Nelayan Banggai Ancam Terumbu Karang Wakatobi: Bom dan Bius Ikan, Pakai Armada Lengkap

Bupati Wakatobi, Haliana menyebut bahwa terumbu karang yang merupakan "Surga di Bawah Laut" terancam rusak karena bius dan bom ikan dari oknum tak ber

Penulis: Muh Ridwan Kadir | Editor: Risno Mawandili
(Muhammad Israjab/TribunnewsSultra.com)
Bupati Wakatobi, Haliana 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM,WAKATOBI - Ilegal fishing dan destructive fishing menjadi persoalan yang serius bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Bupati Wakatobi, Haliana menyebut bahwa terumbu karang yang merupakan "Surga di Bawah Laut" terancam rusak karena bius dan bom ikan dari oknum tak bertanggung jawab.

Untuk itu Pemkab Wakatobi dan masyarakat tegnah menyusun langkah tepat untuk menangkal kegiatan bius dan bom ikan tersebut.

Menurut Haliana, kerusakan terumbu karang dilakukan oleh nelayan dari luar daerah, bukan masyarakat Kabupaten Wakatobi.

Haliana membeberkan, pelaku bius dan bom ikan di laut Wakatobi adalah nelayan dari Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah (Sulteng) dan Sulawesi Selatan.

Baca juga: Haliana di Wakatobi WAVE 2021: Masyarakat Rindu Aktivitas Normal Sebelum Covid-19

Baca juga: Tim Dosen Peneliti UHO Kendari Meneliti Dampak Aktivitas Perusahaan Tambang Nikel di Kolaka Utara

"Beranjak dari permasalahan tersebut, kami meminta kepada pihak angkatan laut untuk terus melakukan patroli rutin guna mencegah terjadinya kerusakan laut di Wakatobi yang lebih parah kedepannya akibat ilegal fishing dan destructive fishing," ujarnya pada saat penutupan Wakatobi WAVE 2021, Senin (6/12/2021).

"Berdasarkan informasi yang didapat dari masyarakat, meraka adalah nelayan dari Banggai, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan, datang membius dan membom dengan armada yang cukup canggih dan besar," bebernya.

Haliana menegaskan, bius dan bom ikan ini menjadi perhatian Pemkab Wakatobi untuk habitasi terumbu karang.

Hal itu merepakan langkah pemulihan keindahan bawah laut di Wakatobi.

"Dengan adanya perhatian ini tentunya akan mengembalikan keindahan terumbu karang di Wakatobi dengan cepat sehingga bakal berdampak pada kesejahteraan masyarakat kedepannya," imbuhnya. 

(TribunnewsSultra.com/Muh Ridwan Kadir)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved