Breaking News:

Berita Sulawesi Tenggara

Tim Dosen Peneliti UHO Kendari Meneliti Dampak Aktivitas Perusahaan Tambang Nikel di Kolaka Utara

Dosen dari Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, meneliti dampak aktivitas perusahaan tambang di Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Istimewa
Ilustrai - Tambang nikel beroperasi di Sulawesi Tenggara. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM,KENDARI - Dosen dari Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, meneliti dampak aktivitas perusahaan tambang di Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Objek pada penelitian ini adalah perusahaan pertambangan nikel yang beroperasi di Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Kolaka Utara, PT Kasmar Tiar Raya (PT KTR).

Penelitian dosen tersebut mulai dilakukan pada 5 hingga 7 Oktober 2021.

Panelian melibatkan tim dosen peneliti dari Fakultas Hukum UHO Kendari, yaitu St Muslimah Suciati SH MH selaku ketua dan 2 orang anggotanya adalah Asri Sarif SH MH dan Arfa SH MH.

Menurut St Muslimah Suciati, penelitian dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab profesionalisme dosen dalam melaksanakan amanah undang-undang. 

St Muslimah Suciati, ketua tim peneliti dari Fakultas Hukum Universitas Halu Oleo Kendari, di lokasi pertambangan PT Kasmar Tiar Raya, di Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara.
St Muslimah Suciati, ketua tim peneliti dari Fakultas Hukum Universitas Halu Oleo Kendari, di lokasi pertambangan PT Kasmar Tiar Raya, di Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara. (Istimewa)

Ia menambahkan, kewajiban dosen selain mengajar adalah melaksanakan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Terlebih, aktivitas pertambangan nikel akan berdampak pada kehidupan masyarakat, maupun pada lingkungan.

Baca juga: Bayar PBB dan BPHTB di Konawe Kini Lewat Pajak Digital, Pemkab Kerja Sama Bank Sultra & Kantor Pos

Ia menjelaskan, penelitan dilakukan untuk mengukur dan mengetahui seberapa besar potensi PT KTR menimbulkan atau mungkin dapat meminimalisir kerusakan lingkungan.

"Pembangunan kawasan industri pertambangan di Kabupaten Kolaka Utara, hal yang tidak dapat dipungkiri adalah adanya dampak positif dan dampak negatif yang ditimbulkan akibat aktivitas tambang oleh perusahaan tambang," ujar St Muslimah Suciati di Kendari, Selasa (7/12/2021).

Lanjutnya, aktivitas pertambangan merupakan upaya memanfaatkan sumberdaya alam untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved