Breaking News:

Berita Konawe

DPRD Konawe Dukung Pembangunan Bendungan Ameroro, Sebut Dibutuhkan Masyarakat

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Konawe menegaskan mendukung pembangunan proyek strategis nasional Bendungan Ameroro.

Penulis: Arman Tosepu | Editor: Sitti Nurmalasari
TribunnewsSultra.com/ Arman Tosepu
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Konawe menemui ratusan buruh penambang pasir tradisional yang berunjuk rasa sebelum rapat dengar pendapat di gedung DPRD Konawe, Jumat (8/10/2021). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KONAWE - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Konawe menegaskan mendukung pembangunan proyek strategis nasional Bendungan Ameroro.

Ketua DPRD Konawe, Dr Ardin mengajak seluruh pihak agar berkomitmen mendukung pembangunan Bendungan Ameroro.

"Jika sudah tidak berpihak kepada rakyat, maka tugas kita menyampaikan supaya keadilan ini ditegakkan," tegas Dr Ardin.

Wakil Ketua I DPRD Konawe, Kadek Rai Sudiani menambahkan pada Februari 2020 lalu, pihak Balai Wilayah Sungai Sulawesi IV Kendari dan PT Wijaya Karya (Wika) telah melakukan sowan kepada pihaknya.

"Kita wajib mendukung pembangunan Bendungan Ameroro di Kabupaten Konawe," katanya dihadapan ratusan buruh.

Baca juga: Ratusan Buruh Penambang Pasir Tradisional di Konawe Unjuk Rasa di DPRD, Minta Jangan Dipolitisasi

Merespon sowan tersebut, Kadek melanjutkan, pihaknya memberikan apresiasi. Pasalnya, proyek ini dibutuhkan oleh masyarakat Kabupaten Konawe.

"Kita sudah undang leading sector yang berhubungan dengan persoalan ini," lanjutnya.

Dalam agenda RDP, turut hadir perwakilan BWS Sulawesi IV Kendari, PT Wika, PT Hutama Karya (HK), dan Konsorsium Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

Sebelumnya diberitakan, ratusan buruh penambang pasir tradisional berunjuk rasa di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Konawe, Jumat (8/10/2021).

Dari pantauan TribunnewsSultra.com, para buruh itu menggunakan sejumlah kendaraan roda dua dan tujuh mobil truk dumping menuju halaman DPRD Konawe.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved