OTT di Koltim

Ketua Demokrat Sultra Muh Endang Minta Ali Mazi dan Lukman Abunawas Ambil Langkah Cepat di Koltim

“Jika tidak, maka Koltim terancam dipimpin pelaksana tugas (Plt)  selama kurang lebih 4 (empat) tahun”. kata Endang.

Penulis: Laode Ari | Editor: Muhammad Israjab
Istimewa
Ketua Partai Demokrat Sulawesi Tenggara, Muhammad Endang 

“Sementara Kita tahu kewenangan dan accountabilitas Pj terbatas," tambahnya.

Detik-detik Bupati Kolaka Timur (Koltim) Andi Merya Nur tiba di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (22/09/2021), dibawa KPK ke Jakarta. 
Detik-detik Bupati Kolaka Timur (Koltim) Andi Merya Nur tiba di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (22/09/2021), dibawa KPK ke Jakarta.  (handover)

Endang menambahkan, satu-satunya langkah yang bisa diambil sesuai dengan Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 untuk menghindari Kolaka Timur dipimpin Pj bertahun-tahun adalah mengisi kekosongan jabatan Wakil Bupati.

“Setelah jabatan Wakil Bupati di isi. Kalau ternyata Meri terbukti bersalah di Pengadilan, maka Wakil Bupati terpilih tadi naik jadi Bupati dan Jabatan Wakil Bupati bisa kembali diisi selama waktunya kurang dari 18 (delapan belas) bulan akhir masa jabatan Samsul-Meri”urainya.

Baca juga: Andi Merya Nur di OTT KPK, Besok Andi Muh Iqbal Tonggasa Jabat Plh Bupati Kolaka Timur Selama 7 Hari

Untuk itu Ia mendesak Gubernur Ali Mazi, Wagub Lukman Abunawas, Ketua DPRD Abdurrahman Saleh dan Forkopimda Sulawesi Tenggara segera menggelar rapat dan mengambil langkah-langkah strategis untuk segera melakukan proses pengisian jabatan Wakil Bupati Koltim.

Selain itu Koordinasi dengan Bupati Andi Meriyah Nur tetap harus dilaksanakan. Karena Ia yang berhak menanda-tangani surat pencalonan Wakil Bupati ke DPRD Koltim.

“Ini kalau betul-betul Kita tidak ingin Koltim dipimpin Pj bertahun-tahun” ujar Endang. (*)

(Tribunnewssultra.com/La Ode Ari) 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved