Breaking News:

Insentif Tenaga Kesehatan Sultra

40 Tenaga Kesehatan di Kendari Belum Terima Insentif, Sekda Kota: Kita Mau Ambil Uang di Mana?

Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mengakui belum bisa membayar insentif 40 tenaga kesehatan.

Penulis: Risno Mawandili | Editor: Fadli Aksar
Muhammad Israjab/ TribunnewsSultra.com
Sekretaris Daerah Kota Kendari Nahwa Umar. Pemerintah Kota atau Pemkot Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mengakui belum bisa membayar insentif 40 tenaga kesehatan. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Pemerintah Kota atau Pemkot Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mengakui belum bisa membayar insentif 40 tenaga kesehatan.

Sebanyak, 40 tenaga kesehatan itu belum menerima insentif selama 9 bulan sejak Oktober 2020 hingga Juni 2021.

Sekretaris Daerah atau Sekda Kota Kendari, Nahwa Umar mengaku bingung mencari sumber anggaran pembayaran insentif tenaga kesehatan perawat Covid-19.

Katanya, pembayaran insentif tenaga kesehatan selama dilakukan Kementerian Kesehatan namun, kini dialihkan ke daerah.

"Tadinyakan itu ditangani pemerintah pusat, tiba-tiba dialihkan ke pemerintah daerah. Lalu daerah mau mengambil uang dari mana," ujarnya lewat panggilan telepon, Rabu (21/7/2021).

Pemkot Kendari diakui Bahwa, saat ini tak menganggarkan pembayaran insentif tenaga kesehatan pada APBD 2020 dan APBD 2021.

Baca juga: 40 Tenaga Kesehatan Tak Terima Insentif 9 Bulan, Pemkot Kendari Dituding Potong Rp3 Juta Per Nakes

Perubahan kebijakan membingungkan Pemerintah Kota Kendari yang kini sudah minim anggaran penanganan Covid-19.

"Mau tidak mau tetap harus dianggarakan dan mencari cara untuk dibayarkan," tuturnya.

Meski menyebut anggaran penanganan Covid-19 sudah minim, namun Nahwa Umar enggan menyebutkan nominalnya.

Sejumlah tenaga kesehatan berpakaian APD bersiap melakukan pemulasaraan jenazah istri Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Agista Ariyani Ali Mazi di Rumah Sakit Bahtermas Kendari, Selasa (13/7/2021)
Sejumlah tenaga kesehatan berpakaian APD bersiap melakukan pemulasaraan jenazah istri Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Agista Ariyani Ali Mazi di Rumah Sakit Bahtermas Kendari, Selasa (13/7/2021) ((Husni Husein/TribunnewsSultra.com))

"Kalau itu saya kurang tahu berapa sisa anggarannya," imbuh Nahwa Umar.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved