Breaking News:

Berita Konawe

Penyelidikan Dugaan Malapraktik di RSUD Konawe Terus Berjalan, Polisi Tunggu Investigasi IDI Sultra

Kasus dugaan malapraktik ini dilaporkan ke Kepolisian Resor atau Polres Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Penulis: Arman Tosepu | Editor: Fadli Aksar
(Arman Tosepu/TribunnewsSultra.com)
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Konawe, AKP Mochamad Jacub Nursagli Kamaru. Proses penyelidikan dugaan malapraktik di Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD) Konawe terus berjalan. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KONAWE - Proses penyelidikan dugaan malapraktik di Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD) Konawe terus berjalan.

Kasus dugaan malapraktik ini dilaporkan ke Kepolisian Resor atau Polres Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Sebelumnya, seorang bayi berusia 1 bulan 6 hari Muh Zaidan Alfariski, diduga menjadi korban malapraktik dokter di RSUD Konawe belum lama ini.

Bayi tersebut kehilangan tulang lunak di hidung setelah menjalani perawatan.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Konawe, AKP Mochamad Jacub Nursagli Kamaru menegaskan, penyelidikan masih berjalan.

Meski pihak keluarga dan RS telah menempuh jalur kekeluargaan dalam penyelesaian dugaan malpraktik.

"Sudah ada kesepakatan damai antara keluarga korban dan rumah sakit. Tapi proses lidiknya tetap berjalan," kata Jacub di ruang kerjanya, Rabu (23/6/2021).

Baca juga: FAKTA Bayi 1 Bulan 6 Hari Diduga Korban Malapraktik di Konawe, Tulang Hidung Hilang, RSUD Membantah

Namun, saat ini polisi masih menunggu konfirmasi kedua pihak terkait kesepakatan damai itu.

Jacub menjelaskan, setelah ada kesepakatan maka akan dikembalikan kepada keluarga korban.

"Tergantung dari keluarga korban, apakah dia mencabut laporannya karena sudah ada kesepakatan damai itu. Tapi proses lidik sementara tetap jalan," lanjut mantan Kapolsek Kawasan Pelabuhan Kendari ini.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved