Perampokan Citraland Kendari
Pekerja Aniaya Warga, Citraland Kendari: Evaluasi Jam Kerja dan Nginap di Luar
Akibat aksi brutal AL menyebabkan dua orang dalam satu rumah harus menjadi korban. Begini tanggapan Manajer Pemasaran Citraland Kendari.
Penulis: Mukhtar Kamal | Editor: Risno Mawandili
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/662021-rumah-di-citraland-kendari.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM,KENDARI- Aksi tak terpuji pekerja Citraland Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), menghebohkan warga.
Pasalnya, seorang pekerja berinisial AL (23) diduga merampok dan aniaya warga yang tinggal dan telah menjadi pelanggan Citraland Kendari.
AL merupakan warga Desa Ngadipiro, Kecamatan Wilangan, Jawa Timur (Jatim), yang sehari-hari berprofesi sebagai buruh bangunan di Perumahan Citraland Kendari.
Penganiayaan itu tepatnya terjadi di Blok H1 Nomor 1C, Citraland Blue Stone, Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Sultra, Minggu (6/6/2021), sekira pukul 05.00 wita.
Akibat aksi brutal AL menyebabkan dua orang dalam satu rumah harus menjadi korban.
Yakni, seorang asisten rumah tangga berinisial Hasmida tertikam oleh pisau dan seorang pemilik rumah bernama Afidya Yulius Sendana kena hantaman pukulan pelaku.
Korban bernama Hasmida bahkan harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Kendari.
Baca juga: DETIK-DETIK Kronologi Perampok di Citraland Kendari Tikam Korban: Pelaku Panik Takut Ketahuan
Baca juga: FAKTA Karyawati Bank Meninggal Usai Vaksin Covid-19 di Kota Baubau, Sebelumnya 2 Guru di Sultra
Baca juga: Pelaku Diduga Perampokan di Citraland Kendari Ditangkap Security, Diciduk saat Tertidur Dekat Hotel
Menanggapi hal ini, Manajer Pemasaran Citraland Kendari, Iskandar Sulkarnain, mengatakan, akan mengevaluasi para pekerja.
"Saya tekankan pelakunya ini bukan dari luar tetapi merupakan tulang dari pihak kontraktor berasal dari Surabaya," kata Iskandar, di Kendari, Minggu (6/6/2021).
Iskandar menjelaskan, pekerja dari kontraktor itu akan dibatasi jam kerjanya.
Selain itu, juga pihak Citraland Kendari tengah memikirkan agar para pekerja bisa tinggal di luar area kawasan perumahan.
"Jadi kami akan mengevaluasi lagi, termasuk jam kerja untuk kontraktor. Kami juga berencana selanjutnya para pekerja kontraktor akan tinggal di luar area perumahan," aku Iskandar.
Iskandar membeberkan, pelaku AL datang untuk bekerja di Citraland Kendari bersama bapaknya.
Terkait kasus penganiayaan dan dugaan perampokan, Iskandar menyerahkan seluruhnya kepada kepolisian.
"Untuk motifnya masih diselidiki dari pihak kepolisian karena penyidikan masih berlanjut jadi kita masih belum tau apa motifnya," ujar Iskandar