Perampokan Citraland Kendari
Pekerja Aniaya Warga, Citraland Kendari: Evaluasi Jam Kerja dan Nginap di Luar
Akibat aksi brutal AL menyebabkan dua orang dalam satu rumah harus menjadi korban. Begini tanggapan Manajer Pemasaran Citraland Kendari.
Penulis: Mukhtar Kamal | Editor: Risno Mawandili
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/662021-rumah-di-citraland-kendari.jpg)
Iskandar menambahkan, beruntung pemilik rumah tak ada kehilangan barang akibat perbuatan AL.
Sebelumnya, terjadi perampokan di perumahan elite Citraland, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Minggu (6/6/2021) dini hari.
Aksi perampokan berujung penikaman itu tepatnya terjadi di Blok H1 Nomor 1C, Citraland Blue Stone, Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Sultra, sekira pukul 5.00 wita.
Akibatnya, dua orang menjadi korban yakni, seorang pemilik rumah Afidya Yulius Sendana dan Hasmida selaku asisten rumah tangga tertikam pisau di dada.
Seorang saksi bernama Ahmad mengatakan, pelaku terlihat hanya mengenakan kolor.
Ahmad mengetahui peristiwa itu setelah mendengar teriakan seorang dari dalam rumah.
“Pelaku berada di atas kanopi (atap teras rumah), tanpa busana dan hanya mengenakan celana dalam,” tutur Ahmad.
Sementara itu, Afidya selaku pemilik rumah, mengatakan, kaget ketika melihat Hasmida telah berlumuran darah akibat dari luka tikaman pada dada kiri.
Afidya mengetahui hal itu karena dikagetkan suara teriakan Hasmida yang berada di lantai bawah.
"Terbangun kemudian mengecek, ternyata kondisinya sudah penuh darah karena mendapat tikaman" bebernya.
Karena lukanya serius, Hasmida dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan.
Sementara itu, pelaku berhasil ditangkap oleh seorang security Perumahan Citraland Kendari, bernama Andi Samsul.
Ia menguraikan, pelaku berhasil ditangkap di warung penjual es dekat Hotel Fortune, bilangan Jl Kedondong, Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Sultra, sekira pukul 13.00 wita.
"Saya tangkap pelaku bersama teman saya saat itu pelaku sedang tidur di warung penjual es buah dekat Hotel Fortune," kata Andi kepada TribunnewsSultra.com, Jumat (6/6/2021) siang.
Andi menjelaskan, pelaku dapat dikenali dan ditangkap lewat ciri ciri yang diceritakan saksi.
"Rambutnya gondrong, ada tato di lengan kanan pelaku dan dari jejak pelaku saya rasa pelaku tidak akan jauh melarikan diri," tambahnya. (*)
(TribunnewsSultra.com/Husni husein)