Breaking News:

Dua Hari Dicari, Pemanah Ikan asal Wakatobi Belum Ditemukan Tim SAR

Meski Tim SAR sudah menyisir wilayah laut lokasi musibah, namun korban belum ditemukan hingga, Senin (5/4/2021).

Penulis: Husni Husein | Editor: Fadli Aksar
Humas Basarnas Kendari
La Tanjo Akbar alias Tanjo (28) warga Desa Runduma, Kecamatan Tomia, Kabupaten Wakatobi Sultra belum ditemukan. Meski Tim SAR sudah menyisir wilayah laut lokasi musibah, namun korban belum ditemukan hingga, Senin (5/4/2021). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - La Tanjo Akbar alias Tanjo (28) warga Desa Runduma, Kecamatan Tomia, Kabupaten Wakatobi Sultra belum ditemukan.

Meski Tim SAR sudah menyisir wilayah laut lokasi musibah, namun korban belum ditemukan hingga, Senin (5/4/2021).

Sebelumnya, La Tanjo hilang di perairan Pulau Runduma saat menyelam memanah ikan menggunakan kompresor, Minggu (4/4/2021).

"Hingga memasuki pukul 17:30 Wita menunjukan hari mulai gelap, akan dilanjutkan pencarian esok hari," ujar Wahyudi, Senin (5/4/2021).

Baca juga: Tim SAR Wakatobi Bakal Sisir Perairan Pulau Runduma Cari Pemanah Ikan yang Hilang Tenggelam

Baca juga: Pemuda di Wakatobi Tenggelam saat Memanah Ikan, Korban Belum Ditemukan

Diketahui korban bersama ketiga teman lainya yaitu Jusri, Murdiono, dan Reno puspito mencari ikan dengan cara memanah menggunkan kompesor di perairan Rinduma, Sabtu (03/04/2021).

Kepala Kantor SAR Kendari Aris Sofingi menjelaskan, sekira pukul 15.05 Wita, Comm Center Basarnas Kendari menerima informasi kejadian tersebut dari seorang keluarga korban, Minggu (4/4/2021).

Setelah mendapatkan informasi, Tim penyelamat langsung menuju ke TKP sekira pukul 15:30 Wita.

"Sebelum Tim SAR menuju ke lokasi kejadian, rekan korban telah mencari korban namun tak kunjung ditemukan," kata Aris.

Baca juga: Ade Kojim Pemanen Padi Pertama di Pulau Tomia Wakatobi, Selama Ini Jadi Nelayan

Baca juga: Detik-detik 3 Nelayan Wakatobi Bebas Setelah 1 Tahun Disandera Kelompok Abu Sayyaf, Perahu Terbalik

karena merasa khawatir, rekan korban segera ke permukaan darat dan menghubungi keluarga korban atas peristiwa naas itu.

"Kemudian keluarga korban dan masyarakat setempat juga ikut berpartisipasi dalam melakukan pencarian namun dengan hasil nihil," ujar Aris.(*)

(Husni Husein/TribunnewsSultra.com)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved